TAIS, BE - Sejak diberitakan dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi atas kasus dugaan gratifikasi pengesahan perda nomor 10 tahun 2012 lalu, sejumlah anggota DPRD Seluma mulai ketar ketir bahkan ada yang tersinggung atas pemberitaan media. Ketika hendak dikonfirmasi mengenai pemanggilan oleh KPK itu, sejumlah anggota memilih menghindar dan enggan berkomentar. Sementara itu, terkait akan pemanggilan oleh KPK tersebut, Wakil Bupati Seluma Mufran Imron SE sempat memastikan jika 7 orang anggota DPRD Seluma yang akan menjalani pemeriksaan oleh KPK. Hanya saja kapan pemanggilan tersebut enggan disampaikan oleh Wakil Bupati Seluma yang sekaligus merupakan pelapor dalam kasus ini. “Kali ini ada 7 orang yang akan menjalani pemanggilan oleh KPK. Hanya saja saya tidak bisa menyebutkan nama satu persatu,” ujar Mufran Imron. Mufran juga mengungkapkan, jumlah anggota DPRD Seluma yang mengembalikan uang suap sebesar Rp 100 juta ke KPK bertambah 3 orang. Jika sebelumnya 10 orang, maka terbaru menjadi 13 orang. Ketiga orang yang dewa ini mengembalikan uang suap yang diterimanya atas pengesahan perda nomor 12 tahun 2010. Meski mengembalikan uang suap ke KPK, kata Mufran, tidak lantas menggugurkan proses hukum. Tapi tetap menjadi pertimbangan hukum saat prosesnya mulai dijalankan. Mereka juga tetap dilindungi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Jakarta. Sehingga selama memberikan kesaksiannya mereka dilindungi oleh LPSK Informasi mengenai pemanggilan 7 anggota DPRD Seluma tersebut semakin senter di Sekretariat DPRD Seluma. Hanya saja, Sekretaris DPRD Seluma Drs H Rusyikin belum mengetahui adanya panggilan yang disampaikan oleh KPK ke Sekretariat DPRD Seluma tersebut. “Sejauh ini kita belum mengetahui jika ada pemanggilan 7 anggota DPRD Seluma sebagai saksi di KPK. Bahkan panggilannya juga belum ada di Sekretariat dewan,” singkat Sekwan.(333)
Dipanggil KPK, Dewan Ketar-Ketir
Selasa 25-03-2014,14:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 19-03-2026,21:12 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 21 Maret 2026
Kamis 19-03-2026,19:10 WIB
Antisipasi Lonjakan Pasokan LPG Ditambah 7.840 Tabung
Kamis 19-03-2026,19:26 WIB
Jelang Idulfitri, Kapolres Bengkulu Utara Beserta DANDIM 0423 Gelar Patroli
Kamis 19-03-2026,19:19 WIB
Trafik JTTS Naik 109 Persen, Hutama Karya Catat Lonjakan Kendaraan Saat Mudik Lebaran 2026
Kamis 19-03-2026,19:01 WIB
Kapolres Rejang Lebong Pantau Arus Mudik dan Objek Wisata, Lalu Lintas Masih Lancar
Terkini
Jumat 20-03-2026,16:12 WIB
21 Masjid Gelar Salat Id Lebih Awal di Bengkulu Selatan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB