Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan (BPPKP), terus berupaya untuk mengubah secara bertahap atas kebiasaan lama petani khususnya dalam bersawah. Biasanya menggunakan cara tradisional, akan diubah menjadi pertanian modern. “ Petugas kita yang ada di lapangan terus berupaya cara bersawah petani disejumlah sentra persawahan,” kata Kepala Badan Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan (BP2KP), Sukiman SP. Dari ribuan persawahan yang tersebar di sejumlah kecamatan, pihaknya akan mencoba beberapa petak sawah milik petani sebagai contoh pertanian modern khususnya yang masih menggunakan cara lama. Nantinya akan menghasilkan ataupun produksi gabah yang lebih banyak, dan memotivasi petani untuk mengubah cara lama petani bersawah di wilayah tersebut. “ Secara langsung telah kita sampaikan kepada petani. Kali ini akan kita contohkan lebih lanjut,” ujarnya. Menurutnya, jika kebiasaan lama petani bersawah tidak berubah, membuat petani yang bersagkutan sulit untuk meningkatkan ekonominya. Ditambah lagi petani yang hasil produksinya hanya 3,5 hingga 4 ton/ hektar. Padahal dalam satu hektar itu bisa mencapai 8 hingga 10 ton/hektar. Kebiasaan lama yang dj dirubah itu diantaranya penggunaan pupuk hanya terpaku pada satu jenis saja, akan dirubah sapaya menggunakan pupuk berbagai jenis dan lainnya. “ Petani yang masih menggunakan cara lama sudah banyak ditemukan diwilayah Kecamatan Selagan Raya dan sejumlah sentra persawahan lainnya,” tutupnya. (900)
Tinggalkan Kebiasan Lama
Kamis 06-03-2014,18:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 18-09-2026,11:13 WIB
Layar 120 Hz di HP Rp1 Jutaan? Itel A200 Bisa Jadi Pilihan
Jumat 18-09-2026,11:01 WIB
Sekolah Rakyat Bakal Dibina 1.289 Kadet Unhan, Disiplin Siswa Jadi Misi Utama
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB
Perjalanan Terakhir Melvi, Relawan MBG yang Tak Pernah Sampai ke Tempat Kerja
Jumat 18-09-2026,10:47 WIB
94 Pengungsi Gempa NTT Meninggal, DPR Minta Pemerintah Segera Audit Pengungsian
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Terkini
Jumat 18-09-2026,16:43 WIB
Tak Hanya Perkara Pidana, Hak Melvi sebagai Relawan MBG Juga Dikawal Kuasa Hukum
Jumat 18-09-2026,15:30 WIB
Pemkot Bengkulu Rancang Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal, 67 Kelurahan Bakal Punya Produk Unggulan
Jumat 18-09-2026,15:16 WIB
Wali Kota Bengkulu Dorong Pengelolaan Sampah Organik Jadi Maggot di Setiap Kelurahan
Jumat 18-09-2026,15:14 WIB
10 Tahun Menanti, Jalan Tanggul Rawa Makmur-Bentiring Akhirnya Diaspal Hotmix
Jumat 18-09-2026,14:41 WIB