KOTA MANNA, BE - Warga Desa Air Kemang Kecamatan Kota Manna saat ini merasa resah. Pasalnya bau busuk dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di kawasan workshop Pagar Dewa tercium sampai ke pemukiman warga. Selain itu, setiap rumah warga dimasuki lalat yang berterbangan dari TPA tersebut. Kepala Desa Air Kemang, Ilunnudin mengakui jika warganya terusik dengan keberadaan TPA tersebut. “Memang kalau tempatnya TPA itu di Desa Pagar Dewa, namun sangat dekat dengan desa kami yang tentunya baunya sangat busuk,” ujarnya didampingi beberapa tokoh masyarakat Desa Air Kemang saat menemui Komisi C DPRD BS, Senin (27/1). Bukan hanya menimbulkan bau yang tak sedap, saat akan dibuang ke TPA, sampah-sampah ini sering kali jatuh dari mobil pengangkut sampah hingga berceceran di jalan menuju Desa Air Kemang. Hal itu telah menyebabkan jalanan menuju Desa Air Kemang dipenuhi sampah. Sebab itu Ilunnudin berharap keberadaan TPA yang sudah 10 tahun di dekat desanya ini dapat dipindahkan oleh Pemkab BS. “Sudah jalan dipenuhi sampah, di pemukiman kami pun bau sampah sangat busuk dan kami harus menutup semua makanan kami lantaran lalat beterbangan. Jika hal ini uterus dibiarkan tentunya dapat menjadi sumber penyakit bagi warga kami,” keluhnya. Sementara itu anggota Komisi C yakni Samsu Hermanto SH, Drs Yunadi dan Agusman Jahim SH yang menerima Kades Air Kemang dan beberapa orang tokoh masyarakat Air Kemang, mengaku ikut prihatin dengan keberadaan TPA yang dekat dengan pemukiman warga tersebut. Mereka mengharapkan Pemkab BS dapat segera memindahkan TPA ini jauh dari penduduk. Apalagi lagi sebelumnya sudah ada wacana Pemkab akan segera memindahkan lokasi TPA, sehingga DPRD pun mendukung agar TPA ini segera dipindahkan. “Memang TPA ini sudah lama di Pagar Dewa, terlebih lagi sampahnya sudah menumpuk. Kami berharap apa yang diwacanakan Pemda untuk mengalihkan TPA segera diwujudkan agar warga tidak terserang penyakit lantaran selalu menghisap udara busuk yang ditimbulkan oleh sampah serta harus ekstra keras menjaga makanan agar tidak dihinggapi sampah,” terang Samsu yang diamini anggota yang lain. (369)
Aroma TPA ke Pemukiman Warga
Selasa 28-01-2014,18:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di JTTS Meningkat, HK Catat Lonjakan Hingga 50 Persen
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB