KEPAHIANG, BE - Panitia pelaksanaan bazar dan pameran dalam rangka HUT Kabupaten Kepahiang ke-10 yang dilaksanakan di lapangan Santoso Pasar Kepahiang beberapa saat yang lalu merugi. Ini lantaran hampir sebagian besar stand dan lapak yang sudah disediakan panitia tidak dibayar oleh dinas instansi ataupun perorangan yang menyewanya. \"Kita menyediakan sebanyak 130 tempat berupa lapak dan stand. Ke-30 diantaranya tidak terisi dan sisanya dipakai oleh dinas dalam hal ini SKPD dan pedagang. Namun yang membayar sewa lapak dan stand hanya sebagian saja. Sebagian lagi tidak mau bayar dengan alasan merugi lantaran sewaktu pameran hujan terus. Kami selaku panitia merugi karena tenda yang tersedia harus dibayar,\" ujar ketua panitia bazar dan pameran HUT Kepahiang ke-10 Joni Mustofa kemarin. Dikatakannya, pihaknya menerapkan sewa kepada para pedagang dan dinas instansi di Kepahiang sebesar Rp 1,2 juta tergantung dengan ukuran stand atau lapak dan lokasinya. Hanya saja penerapan sewa tersebut tidak efektif. \"Kalau untuk PAD dari bazar ataupun pameran ini tidak ada, walaupun ada sewa yang kita bebankan kepada pedagang ataupun dinas instansi. Bahkan untuk sewa tenda saja kita harus nombok saat ini,\" jelasnya. Menurutnya, dari pelaksanaan bazar dan pameran ini hanya dari sektor parkir dan kebersihan saja yang bisa dipungut PAD nya. \"Kesepakatan kita hanya dari kebersihan dan parkir yang menyumbangkan PAD. Ini dari dinas kebersihan dan Dishub,\" tambahnya. Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kepahiang Edwar Samsi SIP MM mempertanyakan soal tidak adanya PAD dari pelaksanaan bazar dan pameran ini. Menurutnya dalam pelaksanaan pameran dan bazar ini melibatkan banyak orang dan instansi pemerintah sehingga sangat tidak mungkin apabila tidak ada pendapatan yang dikumpulkan, apalagi baik pedagang dan instansi yang menyewa stand dikenakan bayaran sewa. \"Kalau panitia merugi artinya bazar dan pameran ini tidak perlu diadakan. Tapi mustahil tidak ada pendapatan yang diperoleh karena setiap pedagang dan instansi kan menyewa stand dan lapak. Apalagi kan seperti kita lihat lokasi pameran selalu ramai,\" jelasnya. Dikatakannya, untuk evaluasi kinerja panitia bazar dan pameran ini, pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan pemanggilan terhadap pantia bazar dan pameran ini. \"Kita dalam waktu dekat ini akan panggil pihak panitia untuk meminta kejelasan soal tidak adanya PAD ini,\" tegasnya.(505)
Panitia Bazar dan Pameran Merugi
Kamis 16-01-2014,17:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:15 WIB
Pemkot Bengkulu Tetapkan Tarif Resmi Parkir Wisata, Polisi Siap Tindak Pungli
Selasa 24-03-2026,17:27 WIB
Pengamanan Diperketat, Polisi Jaga Wisata dan Hiburan di Mukomuko
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB