Banner HONDA

Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma

Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma

Apropi Gelar Pelatihan Pestisida Terbatas Untuk Petani Seluma-foto: istimewa-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Asosiasi Produsen Pestisida Indonesia(Apropi) menggelar pelatihan pestisida terbatas untuk petani Kabupaten Seluma, Selasa pagi (21/4/2026). Pelatihan yang bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Bengkulu ini digelar di SPC Kelurahan Talang Dantuk Kecamatan Seluma. 

Ketua Umum Pelatihan Pestisida Terbatas, Kusnadi mengatakan pelatihan pestisida terbatas ini merupakan upaya untuk mensukseskan program ketahanan pangan khususnya di Kabupaten Seluma.

"Kita berikan pelatihan kepada petani untuk memberikan pemahaman penggunaan pestisida yang baik dan benar. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian yang menjadi andalan," terang Kusnadi Amd, sekaligus ketua pelaksana Apropi di Seluma Provinsi Bengkulu

BACA JUGA:Tanpa Rekam KTP-el, Pengurusan KK di Mukomuko Dipastikan Terhambat

BACA JUGA:Peringati Hari Kartini, Astra Motor Bengkulu Edukasi Safety Riding untuk Perempuan

Dijelaskan Kusnadi, di tahun 2026 ini, Apropi menaungi 14 perusahaan produsesn pestisida dengan mengimplementasikan dalam pengendalian hama dan gulma. Selain itu, dalam kesempatan ini, pelantihan juga dipraktikkan tata cara pemilihan dan penggunaan pestisida yang tepat sesuai dengan  jenis gulma dan kontur tanah. Sehingga tidak mengganggu kesuburan lahan pertanian. Namun, juga harus memperhatikan keamanan dan dampak dari penggunaan pestisida itu sendiri.

"Mulai dari pemilihan hingga penggunaan pestisida kita akan praktikan di pelatihan ini. Termasuk pengaplikasian dan sefetynya agar aman bagi kesehatan," kata Kusnadi.

Koordinator Pupuk dan Pembenahan Tanah Dirjen Sarpras Kementan, Budi Hanafi ST MAP mengatakan Dirjen Sarpras Kementan sangat mendukung pelatihan pestisida terbatas ini, karena sangat dibutuhkan oleh petani agar pemilihan pestisida dan pengaplikasiannya pun tepat sesuai kebutuhan petani. Sehingga ketahanan pangan bisa terwujud. 

"Pelatihan ini sangat penting dan dibutuhkan oleh petani. Jadi kami dari Dirjen Sarpras Kementan sangat mendukung pelatihan pestisida terbatas yang dilaksanakan Apropi ini," ungkap Budi Hanafi.

Penggunaan pestisida yang tepat dapat mendukung keberhasilan petani ujar Budi Hanafi. Pemahaman ini penting, karena belum semua petani memahami pestisida terbatas ini.

"Nanti saat pemaparan saya akan sampaikan ini, termasuk ciri mana pestisida asli dan palsu. Agar para petani paham dan tidak lagi salah dalam pemilihan pestisida ke depannya," ujar Budi.

Sementara itu, Kadis Pertanian Seluma, Arian Sosial SP MSI menyampaikan dirinya menyambut baik pelatihan pestisida terbatas ini karena sangat penting dan dibutuhkan oleh petani di Kabupaten Seluma. 

"Saya apresiasi Apropi, Dirjen Sarpras Kementan yang telah melaksanakan pelatihan ini. Pelatihan ini sangat diperlukan untuk menambah pengetahuan petani, agar ke depan dapat menggunakan pestisida yang tepat sesuai dengan kebutuhannya,"ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: