Helmi Hasan Buka Retreat Merah Putih di SMAN 10 Bengkulu, Tekankan Pembentukan Karakter
Helmi Hasan Buka Retreat Merah Putih di SMAN 10 Bengkulu, Tekankan Pembentukan Karakter -IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, secara resmi membuka kegiatan Retreat Merah Putih Pelajar di SMAN 10 Kota Bengkulu, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Zulhendri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu yang juga menjabat sebagai Kepala Retreat Merah Putih Provinsi Bengkulu Syafriandi, para kepala SMA negeri se-Provinsi Bengkulu, guru, staf, serta ratusan siswa.
Kepala SMAN 10 Kota Bengkulu, Abdal Kahiri Simatupang, dalam sambutannya menegaskan komitmen sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat. Menurutnya, pendidikan harus berjalan seimbang antara kecerdasan intelektual, kedisiplinan, serta pembinaan moral dan keimanan.
“Kami ingin melahirkan generasi yang utuh, cerdas secara pemikiran, kuat secara spiritual, dan sehat secara jasmani. Itu yang terus kami tanamkan kepada siswa,” ujar Abdal.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program pembinaan karakter telah diterapkan, termasuk pembiasaan salat zuhur berjamaah serta penanaman disiplin dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan sekolah.
Meski demikian, Abdal mengungkapkan masih terdapat sejumlah keterbatasan sarana dan prasarana. Di antaranya kebutuhan ruang kelas tambahan, aula, kipas angin, meja dan kursi, hingga perbaikan fasilitas dasar seperti toilet dan atap ruang kelas yang mengalami kerusakan.
Menanggapi hal tersebut, Helmi Hasan memastikan Pemerintah Provinsi Bengkulu akan memberikan perhatian dan dukungan secara bertahap, terutama untuk kebutuhan yang bersifat mendesak.
BACA JUGA:Tinjau Rumah Produksi BMP, Helmi Hasan Tekankan Kemandirian Ekonomi Bengkulu
BACA JUGA:Sidang Perdana Korupsi Alih Kuasa Tambang di Bengkulu, Negara Diduga Rugi Rp 13 Miliar
“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi siswa untuk belajar. Kalau ada ruang yang bocor, toilet rusak, atau fasilitas yang tidak layak, segera laporkan. Kita akan bantu secara bertahap sesuai skala prioritas,” tegas Helmi.
Dalam kesempatan itu, Helmi juga menjelaskan bahwa program Retreat Merah Putih merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam membentuk karakter generasi muda. Program ini dirancang untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.
“Retreat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari ikhtiar kita membentuk generasi Bengkulu yang berkarakter kuat, beriman, dan punya rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh siswa dengan menyesuaikan agama dan keyakinan masing-masing, sehingga setiap peserta dapat memperdalam nilai-nilai spiritual secara inklusif.
“Kalau anak-anak kita dekat dengan Tuhan, insyaallah akhlaknya baik, perilakunya terjaga, dan masa depannya lebih terarah. Ini yang ingin kita bangun dari sekarang,” tambah Helmi.
Lebih jauh, Helmi menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada penindakan terhadap kenakalan remaja, tetapi lebih mengedepankan pendekatan preventif melalui pembinaan karakter dan pencarian solusi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
