Selain longsor di Bandung, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, banjir terjadi di Kampung Kumbang Kampil, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (17/11), sekitar pukul 16.00 WIB.
\"Ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. Tidak ada korban jiwa. Namun sedikitnya 200 rumah terendam dan sebuah rumah milik Ayi Kamis Ganda (75 thn), hanyut. Selain itu 400 hektar sawah juga terendam banjir,\" ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam pesan elektroniknya, Senin (19/11). Atas kondisi ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang dipastikan telah melakukan penanganan darurat.
Pada hari yang sama, banjir juga menggenangi sedikitnya 11 kelurahan di Kota Bengkulu. Masing-masing Kelurahan Tanjung Agung, Tanjung Jaya, Semarang, Penurunan, Nusa Indah, Kebun Tebeng, Sawah Lebar, Surabaya, Berkas dan Benting. \"Ratusan rumah terendam banjir hingga 1,5 meter. Ini terjadi akibat hujan deras dan buruknya drainase,\" ujarnya.
Hujan deras yang terjadi pada Minggu (18/11) juga menyebabkan banjir di sebagian Jakarta dan Sukabumi, Jawa Barat. Di Jakarta, puluhan rumah di lima Rukun Tetangga (RT) di Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan dan Cawang Jakarta Timur, terendam banjir akibat meluapnya Sungai Ciliwung.
\"Beberapa ruas jalan di Jakarta seperti Cempaka Putih, Petamburan, Tomang, dan lainnya juga terjadi banjir. Buruknya drainase perkotaan menyebabkan banjir di beberapa lokasi,\"katanya. Sedangkan di Sukabumi, banjir terjadi di Kelurahan Sukarya, Kecamatan Wurudoyong, Sukabumi Jawa Barat. Puluhan rumah terendam banjir dan satu rumah terseret banjir.
Diperkirakan puncak hujan untuk wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara serta sebagian Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, akan terjadi pada Januari 2013. Meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan normal, namun ancaman banjir akan tetap tinggi saat Januari hingga Maret 2013.
Menurut Sutopo, pemanasan global berpengaruh terhadap meningkatnya intensitas hujan. Melimpahnya uap air dari laut akibat temperatur air laut yang makin hangat, menyebabkan pasokan uap air bertambah. Sehingga curah hujan turun dengan intensitas tinggi. \"Banjir, banjir bandang, longsor dan puting beliung harus diwaspadai hingga akhir musim penghujan nanti,\" katanya. Untuk itu masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor, diminta tetap waspada.(gir/jpnn)
Puncak Banjir Diprediksi Januari Hingga Maret
Senin 19-11-2012,14:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,15:46 WIB
Spektakuler! Kota Bengkulu Raih Rekor Dunia LEPRID Lewat Tari KATERA 15 Ribu Penari
Terkini
Selasa 28-07-2026,10:51 WIB
Tips #Cari_Aman di Jalan: Biasakan Gunakan Perlengkapan Berkendara Sebelum Naik Motor
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB