Banner HONDA

Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang

 Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang

Dibawa: Detik-detik Sebuah mobil menghentikan korban di jalan lintas Curup-Linggau kelurahan Simpang Nangka-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Dugaan aksi kejahatan dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian menghebohkan warga Kabupaten Rejang Lebong. Seorang pemuda dilaporkan kehilangan sepeda motor setelah didatangi sekelompok pria yang mengendarai mobil dan mengaku sebagai polisi.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya di kawasan Bundaran Simpang Nangka, Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, Minggu (26/7) sekitar pukul 01.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Bengkulu Ekspress, korban diketahui bernama Rehan, warga Desa Air Meles Atas, Kecamatan Selupu Rejang. Sepeda motor Honda Vario miliknya diduga dibawa kabur oleh sekelompok orang yang datang menggunakan mobil Toyota Avanza.

Salah seorang keluarga korban, Wida, menuturkan sebelum kejadian Rehan sedang berkumpul bersama beberapa temannya di lokasi tersebut. Tiba-tiba sebuah mobil melaju dari arah Curup dengan kecepatan tinggi dan langsung berhenti di dekat mereka.

BACA JUGA:Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko

BACA JUGA:Satu Tahun Buron, Pelaku Pencurian Tas dan Peralatan Tukang di Pantai Panjang Ditangkap Polisi

"Mobil itu langsung menghampiri mereka. Setelah berhenti, salah satu orang turun lalu berteriak, 'Jangan lari, polisi'," ujar Wida, Senin (27/7).

Menurut Wida, setelah mengaku sebagai anggota kepolisian, salah seorang pria langsung membawa sepeda motor milik Rehan. Karena mengira orang-orang tersebut benar merupakan aparat kepolisian, korban tidak melakukan perlawanan.

Bahkan, Rehan sempat berusaha ikut masuk ke dalam mobil untuk mengetahui ke mana dirinya akan dibawa. Namun pintu kendaraan tidak dapat dibuka. Peristiwa tersebut, kata Wida, diduga terekam kamera pengawas (CCTV) yang berada di sekitar lokasi.

Tak lama kemudian, mobil bersama sepeda motor korban melaju meninggalkan lokasi menuju arah Kota Lubuklinggau. Korban bersama rekan-rekannya sempat melakukan pengejaran, namun kendaraan tersebut berhasil lolos.

"Malam itu juga kami langsung melapor ke Polsek. Setelah itu laporan resmi juga kami sampaikan ke Polres Rejang Lebong agar kasus ini bisa segera ditindaklanjuti," katanya.

Keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap identitas para pelaku, termasuk menelusuri rekaman CCTV yang diduga merekam aksi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Rejang Lebong terkait laporan dugaan tindak pidana tersebut maupun perkembangan proses penyelidikannya. Polisi juga belum memastikan apakah para pelaku benar merupakan komplotan pelaku kejahatan yang menyamar sebagai aparat atau terdapat unsur lain yang masih memerlukan pendalaman.(Razik)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: