KOTA MANNA, BE - Dinas Pertanian Bengkulu Selatan (BS) dalam waktu dekat akan membentuk petugas khusus untuk melakukan pengawasan terhadap penyebaran pupuk di BS. Petugas ini akan memantau harga eceran tertinggi (HET) pupuk supaya pengecer yang menaikan harga di atas HET akan diketahui. Kepala Dinas Pertanian BS, Ir Wika Gatot Subroto mengungkapkan, pembentukan petugas itu dilakukan karena selama ini warga sering mengeluhkan tingginya harga pupuk. Padahal pihaknya sudah menetapkan HET untuk pupuk, terutama pupuk urea seharga Rp 90 ribu/sak. Hanya saja petani sering membeli pupuk urea ini di atas Rp 100 ribu/sak. Begitu juga dengan Ponska yang dipatok harga Rp 115 ribu pe sak, ternyata ada yang menjualnya Rp 130 ribu/sak. Selanjutnya, pengecer nakal ini nanti jika tetap membandel akan dicabut surat izin menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani. Rencananya pengawas peredaran pupuk ini sebanyak dua orang. \"Semoga dengan adanya petugas lapangan ini, harga pupuk di BS tidak ada lagi yang melebihi HET yang ditetapkan,\" terangnya. (369)
Bentuk Petugas Pupuk
Senin 30-09-2013,22:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,06:58 WIB
Bank di Prancis Jadi Sasaran Peretasan, Hacker Diduga Curi Dana Rp14,18 Triliun!
Sabtu 07-11-2026,06:59 WIB
Survei AHA Commerce: 82 Persen Karyawan Mengaku Puas dengan Budaya Kerja Perusahaan
Sabtu 07-11-2026,12:32 WIB
Hadapi Musim Hujan, BPBD Mukomuko Dorong Warga Biasakan Mitigasi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,07:00 WIB
Nelayan Bengkulu Wajib Tahu! Ini Cara Mudah Klaim Asuransi Keselamatan Kerja di Tahun 2026
Terkini
Sabtu 07-11-2026,19:48 WIB
Unived Gelar SNASIKOM 2026 Secara Hybrid, Bahas Kedaulatan Kognitif di Era AI
Sabtu 07-11-2026,17:40 WIB
Bengkulu Rawan Gempa dan Tsunami, PAPDI Diminta Perkuat Kesiapan Dokter Hadapi Bencana
Sabtu 07-11-2026,17:38 WIB
Hadapi Ancaman Bencana, Helmi Hasan Boyong Seluruh Bupati dan Wali Kota Bengkulu Temui Kepala BNPB
Sabtu 07-11-2026,17:37 WIB
Dua Jam Menunggu, Nasabah BNI Bengkulu Protes: Nomor Antrean Kalah oleh Panggilan Nama
Sabtu 07-11-2026,12:34 WIB