BENGKULU, BE- Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sebesar 25 bps menjadi 7,25 persen merupakan antisipasi bank sentral terhadap pelemahan rupiah yang terjadi akhir-akhir ini, diyakini pihak perbankan syariah tidak akan terlalu mempengaruhi perbankan Syariah. \"Kenaikan BI Rite tidak terlalu mempengaruhi perbankan syariah,\" ungkap Pemimpin Cabang BNI Syariah Bengkulu, Zulfahmi. Menurut Zulfahmi, BI Rate tersebut dampaknya akan terasa terutama pada sektor Kredit atau pembiayaan. Sedangkan di perbankan Syariah yang menggunakan prinsip jual beli tidak akan berpengaruh. Pasalnya angsuran pembiayaan debitur tetap hingga akhir pengembalian hal itu berbeda dengan perbankan konvensional yang sebagian besar bunga kreditnya melihat acuan perkembangan BI Rate. Ia juga mengatakan ada beberapa bank konvensional yang menetapkan pengembalian kredit tetap selama beberapa tahun pertama namun setelah itu tetap akan menyesuaikan dengan BI Rate saat ini. \"Untuk perbankan syariah justru menguntungkan, terutama untuk debitur kita yang melakukan akad sebelum kenaikan BI Rite ini,\" tambah Zulfahmi. Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk nasabah perbankan syariah yang BI Rate ini akan berlaku untuk debitur yang akan melakukan akad setelah ada kenaikan. Sementara itu untuk bagi hasil dari dana pihak ketiga, Zulfahmi mengatakan tidak akan terlalu berpengaruh karena sistem perbankan syariah bagi hasil yang diberikan sesuai dengan keuntungan yang didapat perbankan. berbeda dengan bank konvensional yang menetapkan persentase bunga. Namun dalam menghadapi kenaikan BI Rate ini, Bank BNI Syariah akan lebih selektif lagi dalam penyaluran pembiayaan. BNI Syariah akan melihat kemampuan nasabah dalam mengembalikan pembiayaan tersebut terutama bagi mereka yang usahanya bergantung pada produk impor, karena sebagaimana yang kita ketahui melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sangat berpengaruh terhadap ekspor impor. \"Kedepan kita akan lebih selektif lagi dalam menentukan debitur pembiayaan kita, terutama bagi pengusaha yang mengandalkan usahnya dari barang impor,\" pungkas Zulfahmi.(251)
BI Rate Tak Pengaruhi Perbankan Syariah
Senin 23-09-2013,12:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB