ARGA MAKMUR, BE - Sekolah menengah atas (SMA) Negeri 1 Arga Makmur diisukan melakukan pungutan liar (pungli) untuk peserta didik baru yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah itu. Untuk pendaftaran saja, sekolah meminta biaya sebesar Rp 150 ribu. Selain itu uang pembangunan mencapai 4,2 juta. Kondisi itu mengejutkan Dikbud kabupaten Bengkulu Utara. Pasalnya pelaksanaan pungli yang dilakukan sekolah merupakan pelanggaran. \" Kita akan selidiki persoalan di SMA 1 Arga Makmur,\" kata Kadis Dikbud Haryadi SPd MM melalui kabid Dikmen Budiman MPd. Dikbud telah memanggil seluruh kepala sekolah untuk tidak memungut biaya dalam bentuk apapun untuk penerimaan siswa baru. Sekolah hanya diperkenankan melaksanakan seleksi berupa tes tertulis dan wawancara. \"Kalau memang ada ya kita akan tindak, dan sudah kita wanti agar sekolah tidak memungut biaya apapun,\" tegas Budi. Sementara itu. Kepala SMAN 1 Arga Makmur Drs Bambang Purwanto MPd mengatakan tidak ada pungutan sama sekali di sekolah yang ia pimpin. Pasalnya PPDB itu terus dipantau, dan kalaupun ada isu pungutan liar sama sekali tidak benar. \"Tidak ada itu, sekolah kita tidak ada pungutan dalam bentuk apapun. Pasalnya banyak siswa yang ingin masuk ke sekolah ini, tapi ruangan dan penerimaan memang terbatas. Sehingga kita seleksi ketat melalui tes tertulis dan wawancara, kalau pungutan tidak ada sama sekali,\" tegas Bambang. (117)
Penerimaan Siswa Baru Rawan Pungli
Jumat 21-06-2013,17:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB