Nelayan Kecil Masih Terjebak Kemiskinan, KNTI Soroti Program Kampung Nelayan Merah Putih

Selasa 27-10-2026,11:03 WIB
Reporter : Gina Arisandi
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah di sektor kelautan dan perikanan selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), yang dinilai berpotensi mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Namun, KNTI mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur saja tidak cukup untuk mengatasi persoalan kemiskinan yang masih membayangi nelayan kecil.

Keberhasilan program tersebut juga bergantung pada ketepatan sasaran, dukungan permodalan, pengawasan, serta keterlibatan aktif masyarakat pesisir.

BACA JUGA:Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis

BACA JUGA:BMKG Gunakan Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Karhutla di Sumatra-Kalimantan, Begini Cara Kerjanya

Ketua Umum KNTI Dani Setiawan menilai, dukungan pendanaan negara terhadap sektor perikanan perlu menjadi prioritas untuk memperkuat ekosistem usaha perikanan nasional.

Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi nelayan sekaligus memastikan pengelolaan sumber daya laut berjalan secara berkelanjutan.

Menurut Dani, peningkatan alokasi anggaran harus diikuti perencanaan yang matang, tata kelola transparan, dan mekanisme evaluasi yang terukur.

Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh nelayan kecil, bukan hanya tercermin dalam capaian administratif atau tersedianya fasilitas fisik.

Momentum kebijakan pemerintah tersebut, lanjutnya, perlu dijaga melalui kolaborasi yang lebih erat antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), nelayan, serta masyarakat pesisir.

Pelaksanaan program juga tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas dan peningkatan produksi.

Pemerintah perlu memastikan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat setempat.

Sejumlah program yang menjadi perhatian KNTI di antaranya Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan budi daya ikan tematik, swasembada garam, dan modernisasi kapal perikanan.

Dani menilai, KNMP memiliki potensi untuk menjawab sebagian kebutuhan nelayan kecil. Meski demikian, keberhasilan program tersebut tidak cukup diukur dari pembangunan infrastruktur semata.

Kategori :