Atasi Krisis Dokter Spesialis, Pemkab Mukomuko Gandeng Universitas Andalas

Senin 20-04-2026,18:54 WIB
Reporter : Endi
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS. COM – Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Kesehatan resmi mengambil langkah strategis untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan kontrak kerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) guna memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya dokter spesialis.

​Kerja sama ini menjadi jawaban atas kendala klasik yang dihadapi Kabupaten Mukomuko, yakni kekosongan tenaga medis ahli di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Fokus utama penempatan tenaga kesehatan ini nantinya akan diprioritaskan untuk RSUD Mukomuko dan RS Pratama Ipuh.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM, M.Si, menegaskan bahwa pemenuhan SDM kesehatan adalah prioritas yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, keterbatasan dokter spesialis berdampak langsung pada kualitas pelayanan yang diterima masyarakat.

Langkah ini adalah solusi konkret untuk memastikan pelayanan kesehatan di Mukomuko tetap berjalan maksimal. Kita tidak bisa membiarkan keterbatasan SDM ini berlarut-larut karena taruhannya adalah kualitas pelayanan publik," ujar Jajat. 

BACA JUGA:Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Bengkulu Perkuat Identitas Kuliner Daerah

BACA JUGA:Kejar Target Nasional, Perekaman KTP Elektronik Bengkulu Tembus 99,1 Persen

Jajat menambahkan, pemilihan perguruan tinggi seperti Universitas Andalas sebagai mitra merupakan pilihan strategis. Hal ini dikarenakan universitas mampu menyediakan tenaga medis yang kompeten, teruji, dan siap diterjunkan langsung ke daerah.

menyasar rumah sakit besar, Dinas Kesehatan juga berencana mendistribusikan tenaga kesehatan ini ke tingkat Puskesmas dan layanan kesehatan dasar lainnya guna menciptakan pemerataan akses medis di seluruh wilayah Mukomuko.

daerah saat ini sedang mempercepat penyelesaian tahapan administrasi agar para tenaga medis tersebut bisa segera bertugas.

Kami menargetkan penempatan dapat segera direalisasikan setelah seluruh administrasi rampung. Harapannya, pola kerja sama ini bersifat berkelanjutan, bukan sekadar solusi sementara," tambah Jajat.

​Upaya menggandeng institusi pendidikan ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam memperkuat jaring layanan kesehatan. Dengan hadirnya dokter spesialis dari Universitas Andalas, masyarakat Mukomuko diharapkan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah hanya untuk mendapatkan layanan medis spesialis.

​"Kami optimis akses dan kualitas pelayanan kepada masyarakat akan meningkat secara merata di seluruh wilayah Mukomuko," tutup Jahat. (**)

Kategori :