Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar. Peran tokoh masyarakat dan tokoh adat dinilai penting dalam menjaga stabilitas sosial selama tahapan Pilkades berlangsung.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemkab Mukomuko optimistis pelaksanaan Pilkades serentak 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin desa yang berkualitas serta benar-benar mampu membawa kemajuan bagi masyarakat.
“Harapan kita tentu Pilkades ini berjalan lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin desa yang amanah serta mampu mendorong pembangunan di wilayahnya masing-masing,” tutup Wagimin. (**)