396 Nelayan Bengkulu Selatan Kini Terlindungi Asuransi

Senin 06-04-2026,11:13 WIB
Reporter : Renald
Editor : Rajman Azhar

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus memperkuat perlindungan bagi nelayan yang setiap hari bergelut dengan risiko tinggi di laut. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, ratusan nelayan kini telah mendapatkan jaminan asuransi sebagai bentuk kehadiran negara dalam sektor perikanan.

Tercatat sebanyak 396 nelayan telah terdaftar dan mendapatkan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. Program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan nelayan tetap terjaga.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bengkulu Selatan, Nengsi Affriani, mengatakan bahwa profesi nelayan memiliki tingkat risiko yang tinggi, sehingga membutuhkan perlindungan yang memadai.

“Nelayan memiliki risiko kerja yang tinggi. Dengan adanya asuransi ini, mereka tidak lagi bekerja tanpa perlindungan,” ujarnya.

BACA JUGA:CJH Bengkulu Selatan Masuk Kloter 5, Berangkat 27 April 2026

BACA JUGA:Ratusan Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Penyaluran Ditarget Rampung Dua Hari

Ia menjelaskan, program asuransi nelayan ini telah berjalan selama empat tahun dan secara konsisten didukung melalui anggaran daerah. Setiap nelayan yang terdaftar mendapatkan jaminan dengan premi sebesar Rp264 ribu per tahun.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta guna memastikan keberlanjutan program tersebut. Namun demikian, tidak semua nelayan dapat menerima manfaat ini. 

Program asuransi hanya diperuntukkan bagi nelayan dengan batas usia maksimal 65 tahun, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan nelayan, tidak hanya dari sisi perlindungan, tetapi juga produktivitas. 

Salah satunya melalui rencana pengajuan bantuan alat tangkap ikan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Ke depan, kami ingin nelayan tidak hanya terlindungi, tetapi juga lebih produktif dengan dukungan sarana yang memadai,” tutup Nengsi. (117)

Kategori :