JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat perihal pemunduran jadwal Ujian Nasional (UN).
Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) itu mengatakan ia pun sebenarnya berat hati menggeser jadwal UN di 11 Provinsi yang masuk Wilayah Indonesia Tengah.
\"Dengan berat hati. Saya juga sangat sedih dan meminta maaf terutama kepada orang tua dan murid di Indonesia Tengah. Sekali lagi, saya mohon maaf sebesar-besarnya,\" kata Nuh kepada wartawan di SMA N 3 Setia Budi Jakarta saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) UN, Senin (15/4).
11 Provinsi yang UN-nya diundur masing-masing, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 17 Juni 1959 itu mengakui, pemunduran jadwal UN baru kali ini yang terjadi. Kata dia, pergeseran jadwal ini terpaksa dilakukan karena persoalan teknis.
Nuh menjelaskan dari enam kontraktor pemenang tender yang mencetak soal UN di 11 provinsi, ada satu yang bermasalah. \" Ada enam percetakan, satu yang telat,\" katanya.
Meski mengaku kecewa dengan masalah pelaksanaan UN, namun Nuh lebih senang membahas mencari solusi. Desakan yang memintanya untuk mengundurkan diri karena gagal melaksanakan UN tak diomongi. (awa/jpnn)
Nuh Hanya Minta Maaf, Belum Nyatakan Mundur
Senin 15-04-2013,22:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB