1. Bersihkan atau Tekan-Tekan Tombol
Apabila penyebab motor tidak bisa distarter berkaitan dengan tombol atau motor yang kotor, Anda hanya perlu membersihkannya.
Tujuannya agar sistem kelistrikannya tidak terhambat. Selain itu, dapat pula menekan tombol tersebut berkali-kali agar tidak kaku setelah lama tidak digunakan.
BACA JUGA:Bisa Bikin di Rumah, Simak Syarat, Cara Membuat, dan Biaya Membuat SIM Secara Online
2. Cas/Ganti Aki
Seperti dijelaskan di atas, penyebab motor tidak bisa distarter bisa beragam. Jika masalahnya adalah aki, Anda bisa mengisinya terlebih dahulu di bengkel terdekat.
Lantas, bagaimana jika aki motor sudah di cas tapi tidak bisa distarter? Apabila demikian, Anda bisa mengganti aki yang sudah tidak bagus atau rusak dengan membeli baru.
Solusi ini lebih direkomendasikan karena masalah ecu bisa menyebabkan problem turunan, seperti lampu utama mati, klakson mati, dan sebagainya.
3. Ganti Kabel
Jika penyebab motor tidak bisa distarter sudah dipastikan perihal kabel, Anda bisa menggantinya dengan kabel baru.
Kabel yang rusak dapat diatasi dengan menggantinya di bengkel terdekat. Seandainya Anda mengerti tentang kelistrikan, boleh pula diterapkan secara mandiri.
Namun, sebenarnya, masalah kabel tidak harus membeli baru. Kalau problemnya adalah kabel putus, Anda cukup pergi ke bengkel dan meminta tolong agar disambungkan.
BACA JUGA:Spesifikasi dan Fitur Peugeot Django 150, Motor Modern Bergaya Klasik
4. Ganti Busi
Melemahnya busi motor yang menyebabkan starter tidak berfungsi dapat diatasi dengan membeli baru. Namun, jika masalahnya hanya karena busi tertutup debu atau oli, sebaiknya cukup dibersihkan saja.
Dengan begitu, media penghantar tegangan akan berfungsi secara optimal. Busi yang sudah tidak bagus dapat Anda ganti dengan barang yang baru. Apabila hendak mengganti busi, sebaliknya Anda membeli produk orisinil agar performanya maksimal.