TANGERANG - Aksi pembobolan terhadap toko emas terjadi di Kota Tangerang, kemarin (2/4). Pencurian dialami Toko Emas Anak Tujuh Satu yang berlokasi di Blok D, Lantai 1, No.19, Pasar Anyar, Kelurahan Suka Asih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang. Dalam kasus itu, 3 kilogram perhiasan emas bernilai ratusan juta rupiah raib digasak.Toko emas itu diduga disatroni kawanan maling, Senin (1/4) dini hari. Aksi pencurian itu diduga direncanakan dengan rapi. Pasalnya tidak ada satupun petugas keamanan yang berjaga di Pasar Anyar mengetahui peristiwa tersebut. Apalagi, perhiasan emas seberat 3 kilogram itu digasak dari brankas besi tempat penyimpanan barang berharga tersebut.
Sahlan, pemilik toko emas mengatakan kaget ketika bersama tiga karyawan hendak membuka tokonya, sekitar pukul 09.00 kemarin. Awalnya dia kaget melihat gembok rolling door yang menutupi tokonya hilang. ”Begitu melihat gembok hilang langsung berpikir ada yang tidak beres,” terangnya kepada koran ini di lokasi kejadian.
Ternyata, dugaannya benar. Apalagi setelah membuka rolling door dia mendapati teralis besi di dalam tokonya juga rusak. Setelah masuk ke dalam, dia melihat satu dari dua brankas sudah terbuka. Semua perhiasan emas seberat 3 kilogram yang disimpan di dalam brankas itu raib dan tidak ada yang tersisa.
”Saat saya buka toko dalam keadaan acak-acakan. Untungnya satu brankas lagi, yang berisi emas pesanan konsumen dan uang tunai tidak dibongkar,” cetusnya juga. Diperkirakan, kawanan pelaku tidak sempat membongkar satu brankas lagi. Karena untuk membuka brankas berisi emas itu memang sulit lantaran menggunakan kunci berlapis.
”Saya bingung. Pasar ini ada petugas keamanannya. Kok sampai tidak tahu ada toko emas yang dibobol pencuri,” ucapnya juga. Sahlan sendiri tidak mencurigai adanya keterlibatan orang dalam. ”Semua karyawan saya, saudara sendiri. Saya rasa tidak ada yang mungkin berkhianat,” ujar pedagang emas yang mengaku sudah berjualan di Pasar Anyar sejak 1971 itu.
Sahlan juga mengatakan, selama membuka usaha jual dan beli toko emas di Pasar Anyar sudah dua kali mengalami pencurian. ”Yang pertama lima tahun lalu, uang di laci diambil sebesar Rp 30 juta. Lalu terjadi kasus pencurian ini. Kerugian saya paling besar saat ini,” ucapnya juga.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestro Tangerang, AKBP Suharyanto mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki dan mengumpulkan data-data terkait pembobolan toko emas tersebut. ”Masih diselidiki kasusnya. Kami sudah menerjunkan tim identifikasi di toko emas itu. Untuk mencari bukti,” ujarnya Selasa (2/4). (gin)
Pencuri Gondol 3 Kilogram Emas
Rabu 03-04-2013,07:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,15:35 WIB
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Dinyatakan Tak Terbukti Korupsi Mega Mall
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB
SBY Sentil Kasus Penyadapan Ilegal Lewat Cuitan Politik Liar
Terkini
Kamis 05-11-2026,14:30 WIB
Bawa Ijazah Asli, Jokowi Tunjukkan Bukti Riwayat Pendidikan di Persidangan
Kamis 05-11-2026,14:30 WIB
Bendahara Koperasi Menyusul Ketua Jadi Tersangka, Kuasa Hukum: Rp5 Rupiah Saja Tak Dipegang!
Kamis 05-11-2026,14:26 WIB
Pemkot Bengkulu Beri Dukungan Atlet POPDA 2026, Target Pertahankan Tradisi Juara
Kamis 05-11-2026,14:25 WIB
Enam Tokoh Bengkulu Dilantik Jadi Anggota Tim Pemeriksa Daerah DKPP 2026-2027
Kamis 05-11-2026,14:14 WIB