BENGKULU, bengkuluekspress.com - Pemerintah Kota Bengkulu saat ini masih belum bisa melakukan optimalisasi pembangunan sektor pariwisata. Hal tersebut dikarenakan belum adanya Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) sebagai syarat agar Kota Bengkulu bisa mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk pengembangan sektor pariwisata. Untuk itu, Pemkot Bengkulu melalui Dinas Pariwisata Kota Bengkulu mengusulkan pembuatan RIPPDA pada tahun depan. Anggaran yang diajukan untuk pembuatan RIPPDA tersebut senilai Rp 1,4 miliar yang didalamnya akan berikan jabaran rencana pembangunan sektor wisata. Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Amrullah menjelaskan jika sudah adanya RIPPDA, pengembangan pariwisata di Kota Bengkulu bisa dilakukan maksimal mengingat dana yang dikucurkan dari pusat bernilai miliaran rupiah. Tentunya jika pariwisata berkembang, dapat meningkatkan PAD dan dapat memajukan Kota Bengkulu. \"Ini sangat penting sekali karena tanpa RIPPDA, pemerintah pusat tidak memiliki pedoman untuk merealisasikan apa yang kita usulkan. Karena RIPPDA ini berbentuk master plan sektor pariwisata apa yang akan kuta kembangkan di Kota Bengkulu,\" jelas Amrullah, Jumat (10/09). Sementara itu Kabid Pariwisata Feryzon menambahkan, jika RIPPDA sudah dibentuk pihaknya akan fokus menggaet dana pusat. Mengingat RIPPDA merupakan dasar untuk menarik dana pusat dalam pembangunan pariwisata di Kota Bengkulu. \"RIPPDA itu dasarnya, kalau tidak ada RIPPDA pemerintah pusat belum mau mengucurkan anggaran. Kalau nanti sudah jadi, kita akan fokus untuk mengajukan anggaran ke pusat dan mulai mengembangkan sektor pariwisata Kota Bengkulu,\" tutup Feryzon. (Imn/adv)
Ingin Serap Anggaran Pusat, Dispar Kota Bengkulu Usulkan Pembuatan RIPPDA
Senin 01-11-2021,14:41 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,16:28 WIB
Skema Mark Up Terkuak, 9 Tersangka Korupsi Proyek PLTA Musi Rugikan Negara Rp13 Miliar
Sabtu 28-03-2026,14:45 WIB
Kabar Gembira, Petani Mukomuko Bakal Diguyur Bantuan Replanting Rp60 Juta Per Hektare
Terkini
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Sabtu 28-03-2026,21:00 WIB
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB