Banner HONDA

Arga Makmur Segera Bersolek,Pemkab Fokus Benahi Trotoar, Drainase, dan Bundaran Kota

Arga Makmur Segera Bersolek,Pemkab Fokus Benahi Trotoar, Drainase, dan Bundaran Kota

Rakor pembahasan penataan kota Arga Makmur bertempat di Dinas PUPR pada Kamis 7 Mei 2026.--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mulai mematangkan rencana penataan kawasan Kota Arga Makmur, khususnya di area Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Kota Arga Makmur. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar pada Kamis 7 Mei 2026 di ruang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Utara.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata dan dihadiri Plt Kepala Dinas PUPR bersama pihak konsultan perencana. Penataan kawasan kota ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercantik wajah ibu kota kabupaten sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Usai rapat, Bupati Arie menyampaikan bahwa penataan Kota Arga Makmur tidak hanya difokuskan pada keindahan kawasan, namun juga menyentuh aspek infrastruktur dasar seperti jalan, trotoar hingga sistem drainase.

“Penataan Kota Arga Makmur ini menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Tidak hanya penataan Alun-Alun dan bundaran saja, tetapi juga menyangkut infrastruktur jalan, trotoar hingga drainase agar kawasan kota menjadi lebih tertata dan nyaman,” ujar Arie.

Menurutnya, keberadaan Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Arga Makmur merupakan ikon daerah yang harus ditata dengan baik sehingga mampu memberikan kesan representatif bagi masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Bengkulu Utara.

BACA JUGA:Kota Bengkulu Kian Bersinar, Pemkot Percantik Jembatan dan Jalan dengan Lampu Hias

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Perkuat Pemahaman Pajak Bendahara Melalui Sosialisasi Perpajakan

“Ke depan kita ingin wajah Kota Arga Makmur semakin baik dan tertata. Karena ini merupakan pusat aktivitas masyarakat sekaligus wajah ibu kota kabupaten,” tambahnya.

Dalam proses perencanaan tersebut, pemerintah daerah juga melibatkan pihak konsultan guna memastikan konsep penataan berjalan sesuai kebutuhan kawasan dan mampu mendukung pengembangan kota secara berkelanjutan.

Selain meningkatkan estetika kota, penataan tersebut juga diharapkan dapat memperbaiki fungsi fasilitas publik, mengurangi persoalan genangan air melalui pembenahan drainase, serta menciptakan ruang publik yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Meski dengan anggaran terbatas, kita berharap penataan ini nantinya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi kenyamanan, keamanan maupun keindahan kawasan kota,” harapnya.

Selain membahas penataan kawasan kota, dalam rakor tersebut pemerintah daerah juga membahas sinkronisasi program pembangunan dengan pemerintah pusat, khususnya terkait usulan perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Bengkulu Utara. Pemerintah daerah ingin memastikan berbagai program pusat dapat diakomodir secara maksimal apabila peluang bantuan pembangunan dibuka.

Salah satu yang menjadi perhatian yakni pengajuan program jalan Instruksi Presiden (Inpres) agar Kabupaten Bengkulu Utara siap mengusulkan pembangunan maupun peningkatan jalan di sejumlah wilayah prioritas.

“Kita juga memastikan program-program dari pemerintah pusat bisa disinkronkan dengan kebutuhan daerah. Termasuk usulan jalan Inpres harus dipersiapkan, sehingga ketika ada peluang atau usulan dari pusat, pemerintah daerah sudah siap dengan dokumen dan titik prioritas perbaikan jalan,” tukasnya.(127)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: