12 Kades Padang Jaya Sampaikan Jeritan Dana Desa, Bupati Siap Perkuat Sinkronisasi Pembangunan
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata SE MAP saat menerima audiensi dari Forum Kades se Kecamatan Padang Jaya, Selasa 5 Mei 2026.--
BENGKULUEKSPRESS.COM - Keterbatasan anggaran desa yang dinilai semakin menyulitkan realisasi pembangunan di tingkat bawah menjadi sorotan utama dalam pertemuan 12 kepala desa se-Kecamatan Padang Jaya bersama Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE MAP, Selasa 5 Mei 2026.
Dalam agenda silaturahmi dan sinkronisasi pembangunan yang digelar di kediaman bupati tersebut, para kepala desa secara terbuka menyampaikan berbagai persoalan mendasar yang mereka hadapi, terutama soal minimnya dana desa yang dianggap belum mampu mengakomodasi kebutuhan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat secara optimal.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan itu turut dihadiri Camat Padang Jaya, Soini SE, bersama seluruh kepala desa. Selain menyampaikan aspirasi, rombongan juga melaporkan perkembangan sejumlah program desa serta pelaksanaan program Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara di wilayah mereka.
Camat Padang Jaya, Soini, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan kabupaten agar pembangunan berjalan selaras.
“Pertemuan ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum koordinasi terkait pembangunan desa sekaligus menyampaikan kondisi riil dan perkembangan yang ada di seluruh desa di Kecamatan Padang Jaya,” ujar Soini.
BACA JUGA:Pelajar Terjebak di Dalam Sumur, Damkar Bengkulu Lakukan Evakuasi Cepat
BACA JUGA:Dorong Ekonomi Desa, Pemkab Mukomuko Salurkan Program Budidaya Biofloc via Koperasi Merah Putih
Menurutnya, kepala desa membutuhkan dukungan kebijakan yang lebih sinkron agar keterbatasan anggaran tidak menjadi penghambat dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata SE MAP, menyambut baik setiap masukan yang disampaikan para kepala desa. Ia menilai aspirasi dari desa merupakan fondasi penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.
“Sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa adalah kunci utama. Dengan koordinasi yang kuat, setiap program yang kami susun bisa benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” tegas Arie.
Bupati juga menekankan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada tataran program semata, melainkan harus mampu memberikan dampak nyata dalam meringankan beban masyarakat di berbagai sektor kehidupan.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya, terutama dalam upaya mengurangi beban mereka di segala bidang,” tukasnya.
Dari pertemuan tersebut, tercipta komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi antara desa dan pemerintah daerah, termasuk mengawal berbagai usulan strategis terkait penyesuaian kebijakan penggunaan anggaran desa agar lebih efektif, fleksibel, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.
Silaturahmi ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara membuka ruang dialog yang luas bagi pemerintah desa, sekaligus menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil harus dimulai dari mendengar langsung suara dari desa.(127)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
