Banner HONDA
BPBD

Bapenda Gandeng Kejari Bengkulu Selatan, Optimalkan PAD 2026

Bapenda Gandeng Kejari Bengkulu Selatan, Optimalkan PAD 2026

Bapenda Bengkulu Selatan bekerja sama dengan Kejari untuk mengoptimalkan PAD 2026 melalui peningkatan kepatuhan pajak.--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai langkah strategis.

Salah satunya dengan menjalin kerja sama antara Badan Pendapatan Daerah dan Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026.

Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kepatuhan wajib pajak serta penanganan persoalan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara (TUN).

Kepala Kejari Bengkulu Selatan, Chandra Kirana, menyatakan pihaknya siap memberikan dukungan penuh melalui pendampingan hukum.

“Terkhusus dalam upaya meningkatkan tingkat partisipasi kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak daerah dan retribusi daerah,” ujarnya.

Selain itu, Kejaksaan juga akan berperan sebagai narasumber dalam kegiatan advokasi, sosialisasi, hingga pendampingan hukum.

BACA JUGA:Bus Damri Murah Diserbu Warga, Dishub Usulkan Rute Baru ke Kedurang

BACA JUGA:Pasca Lebaran, Harga Sawit di Mukomuko Masih

“Kerjasama dengan Bapenda ini merupakan kerja sama yang pertama antara Pemda dan Kejaksaan untuk di awal tahun 2026,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Bengkulu Selatan, Edwin Permana, menjelaskan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian di Kantor Kejari Bengkulu Selatan.

Penandatanganan turut dihadiri jajaran dari kedua instansi.

Dalam perjanjian tersebut, kedua pihak sepakat untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelesaian persoalan hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan efektivitas penanganan atau penyelesaian masalah hukum dalam bidang perdata dan tata usaha negara,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak daerah sehingga berdampak pada peningkatan PAD Bengkulu Selatan.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: