Libur Lebaran, Orang Tua Diingatkan Pantau Jam Malam Anak
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bengkulu, Ilham Putra-foto: istimewa -
LBENGKULU EKSPRESS.COM - Ribuan siswa mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP di Kota Bengkulu resmi memasuki masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terhitung mulai Senin, 16 Maret 2026.
Masa libur panjang ini akan berlangsung hingga 28 Maret dan aktivitas belajar mengajar akan kembali normal pada 30 Maret mendatang.
Menyikapi libur panjang tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bengkulu mengeluarkan imbauan tegas kepada para orang tua agar memperketat pengawasan terhadap anak mereka selama berada di luar lingkungan sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Bengkulu, Ilham Putra menekankan bahwa peran orang tua sangatlah krusial didalam memastikan anak-anak tetaplah mengisi waktu libur dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
"Selama masa libur Idul Fitri ini, kami mengimbau seluruh orang tua agar dapat mengawasi dan bertanggung jawab penuh terhadap aktivitas anak-anaknya. Pastikan mereka melakukan kegiatan yang tentunya bermanfaat dan positif," ungkap Ilham.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Meningkat Hingga 122 Persen
BACA JUGA:Operasi Ketupat 2026: Polri Pastikan Masyarakat Merasa Aman Saat Berlibur
Lebih lanjut, dia juga mengingatkan agar para orang tua tidaklah lalai memantau aktivitas anak, terutama saat malam hari.
Hal ini berkaitan erat dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Bengkulu mengenai pemberlakuan jam malam bagi pelajar di Kota Bengkulu.
Sesuai aturan tersebut, setiap siswa dilarang berkeliaran di luar rumah di atas pukul 21.00 WIB tanpa pendampingan atau alasan yang mendesak.
"Kami juga mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak pada malam hari. Sesuai surat edaran wali kota, aktivitas siswa di luar rumah dibatasi hanya hingga pukul sembilan malam," jelasnya
Kebijakan jam malam ini merupakan langkah preventif pemerintah daerah untuk mencegah keterlibatan remaja dalam aksi-aksi negatif, seperti fenomena geng motor atau tawuran antar-kelompok yang mana kerap kali meresahkan dan membahayakan keselamatan publik.
Dengan sinergi antara pengawasan ketat dari orang tua dan kepatuhan terhadap regulasi, diharapkan para siswa di Kota Bengkulu dapat menjalani masa libur Idul Fitri dengan aman, nyaman dan juga tetap dalam koridor kegiatan yang positif
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




