Wisatawan Tewas Tenggelam di Sungai Batu Jorong
Wisatawan Tewas Tenggelam di Sungai Batu Jorong--
BENGKULUEKSPRESS.COM - Peristiwa tragis terjadi di objek wisata Sungai Batu Jorong, Desa Gunung Selan, Kecamatan Arga Makmur, Senin 23 Maret 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.
Seorang wisatawan bernama Jumadi (57), warga Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam saat mandi di aliran sungai tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Fajar, yang merupakan pedagang di sekitar lokasi, korban saat itu tengah mandi bersama sejumlah anggota keluarganya. Namun nahas, korban diduga tenggelam di bagian sungai yang memiliki kedalaman cukup tinggi.
“Korban sempat terlihat mandi bersama keluarga, namun tiba-tiba tenggelam di titik yang memang cukup dalam,” ujar Fajar.
BACA JUGA:Jadi Primadona, Wisata Ikan Larangan Taba Lubuk Puding Dikunjungi Wisatawan
BACA JUGA:Ribuan Pelanggaran Terekam ETLE Saat Lebaran, Disiplin Pengendara Bengkulu Disorot
Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Hana Charitas Arga Makmur untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali SSos SIK MH, turut mendatangi rumah sakit untuk melihat langsung kondisi korban serta memberikan dukungan kepada pihak keluarga.
Selain itu, Kapolres juga melepas jenazah korban yang akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Kepahiang menggunakan mobil ambulan.
Usai dari rumah sakit, Kapolres bersama jajaran langsung meninjau lokasi kejadian. Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa area tersebut belum memiliki pengamanan maupun pengelolaan yang memadai.
Kapolres pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan sungai, terutama di lokasi yang memiliki arus deras dan kedalaman yang tidak terpantau.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mandi di sungai yang arusnya deras dan kedalamannya tidak diketahui, apalagi di lokasi yang belum memiliki pengamanan,” tegas Kapolres.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat dan pengunjung wisata agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di alam terbuka, khususnya di kawasan perairan yang berpotensi membahayakan.(127)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




