HONDA BANNER

Hidupkan Kawasan 'Bencoolen Heritage', Wali Kota Bengkulu Segera Berkantor di Eks Mess Pemda

Hidupkan Kawasan 'Bencoolen Heritage', Wali Kota Bengkulu Segera Berkantor di Eks Mess Pemda

Hidupkan Kawasan 'Bencoolen Heritage', Wali Kota Bengkulu Segera Berkantor di Eks Mess Pemda-IST-

KOTA BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota Bengkulu mematangkan rencana renovasi gedung eks Mess Pemerintah Daerah (Pemda) untuk dialihfungsikan menjadi Kantor Wali Kota Bengkulu. Langkah ini merupakan bagian dari proyek strategis penataan kawasan kota lama yang mengusung konsep Bencoolen Heritage.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa penataan kawasan bersejarah ini mencakup titik-titik krusial seperti Pasar Barukoto I dan II, Kampung Cina, hingga area di depan rumah dinas Gubernur Bengkulu.

Menurut Dedy, pemilihan eks Mess Pemda sebagai kantor wali kota memiliki nilai historis yang kuat. Kawasan tersebut merupakan jantung pemerintahan di masa lalu, yang ditandai dengan keberadaan Benteng Marlborough peninggalan Inggris.

“Insya Allah jadi. Itu masuk dalam perhatian kawasan Bencoolen Heritage. Ini kawasan kota lama, kawasan bersejarah. Dulu pusat pemerintahan ada di sana,” ujar Dedy Wahyudi, Jumat (23/1).

Pemindahan pusat pemerintahan ke kota lama diyakini akan memicu efek domino bagi perekonomian warga di sekitar Kampung Cina, perbatasan Benteng Marlborough, hingga kawasan pelabuhan. Dedy menargetkan adanya pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh penjuru kota.

BACA JUGA:Kondisi Pasir Putih Memprihatinkan, Pemkot Bengkulu Berencana Ambil Alih Pengelolaan

BACA JUGA:Dukung Operasional 171 Sekolah, Pemkot Bengkulu Siapkan Rp30 Miliar Dana BOS 2026

“Kalau ekonomi bergerak di ujung kota lama, aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya diharapkan ikut menggeliat. Perabuhan hidup kembali. Begitu juga kawasan lain seperti Padang Harapan, Selebar, sampai Kampung Melayu,” jelasnya.

Dedy menambahkan, tren positif pertumbuhan ekonomi di Bengkulu saat ini sudah terlihat dari menjamurnya usaha kuliner dan masuknya kantor pusat perbankan ke dalam kota. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat yang terus menguat.

Meski fokus pada renovasi gedung kantor baru, Pemkot Bengkulu memastikan proyek infrastruktur dasar lainnya tidak akan terhambat. Renovasi eks Mess Pemda dijadwalkan berjalan beriringan dengan pembangunan fasilitas publik lainnya.

“Kita tata dulu. Tapi program prioritas tetap jalan. Tahun ini kita bangun sekitar 200 ruas jalan, drainase, dan pasar,” tegas Dedy.

Rencana berkantor di gedung bersejarah tersebut ditargetkan terealisasi pada tahun 2026 ini, setelah seluruh proses renovasi dan penataan kawasan rampung dilaksanakan.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait