Walikota Cup Bengkulu 2026 Siap Digelar di Pantai Panjang
Walikota Cup Bengkulu 2026 akan digelar 12 April di Pantai Panjang. Event kicau mania ini menawarkan hadiah utama dua unit sepeda motor.-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Kabar gembira bagi para pecinta burung berkicau atau kicau mania, khususnya di Provinsi Bengkulu. Event bergengsi bertajuk Walikota Cup Bengkulu 2026 dipastikan akan digelar pada 12 April 2026.
Kompetisi tersebut akan berlangsung di kawasan wisata Pantai Panjang Bengkulu. Event ini diperkirakan menjadi magnet bagi ribuan peserta dari berbagai daerah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bengkulu ke-307. Event ini juga mendapat dukungan dari Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing.
Kehadiran pimpinan daerah dinilai menegaskan bahwa hobi burung berkicau menjadi salah satu potensi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata di Kota Bengkulu.
Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Dua unit sepeda motor disiapkan sebagai hadiah utama untuk kelas paling bergengsi, yakni Kelas Murai Batu Walikota dan Kelas Murai Batu Wakil Walikota.
Ketua Forum Kicau Mania Bengkulu sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, Shap Karanai menjelaskan event tersebut dirancang untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas sekaligus memberikan suasana perlombaan yang menarik.
BACA JUGA:Wawali Ronny PL Tobing Pimpin Gotong Royong di Lapangan Merdeka
BACA JUGA:Penegakan Perda Ternak di Kaur Berhasil, 22 Hewan Dilelang Terbuka
“Event ini kami kemas semeriah mungkin dalam rangka HUT Kota Bengkulu ke-307. Harapannya, lomba ini tidak hanya sekadar ajang adu bakat burung berkicau, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi akbar bagi para pecinta hobi ini serta meningkatkan kualitas dunia perburungan di Bengkulu,” ujar Shap.
Untuk menjaga kualitas kompetisi, panitia menerapkan sistem 24 gantangan atau G-24. Sistem tersebut bertujuan agar juri dapat memantau kinerja setiap burung secara lebih fokus dan mendalam.
Panitia juga menyediakan berbagai kategori kelas dengan harga tiket yang bervariasi agar dapat menjangkau berbagai kalangan peserta.
Untuk kelas utama, yakni Murai Batu Walikota dan Murai Batu Wakil Walikota, tiket dibanderol sekitar Rp1,5 juta. Sementara kelas reguler lainnya berkisar mulai Rp120 ribu hingga Rp300 ribu.
Panitia juga menegaskan bahwa proses penjurian akan dilakukan secara profesional dan independen untuk menjaga transparansi kompetisi.
Tim juri akan dikoordinasikan langsung oleh Anshar Amin dengan menerapkan konsep independent selection.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




