Banner HONDA

Motor Terparkir di Depan Kosan, Mahasiswi Asal Bengkulu Selatan Jadi Korban Curanmor

Motor Terparkir di Depan Kosan, Mahasiswi Asal Bengkulu Selatan Jadi Korban Curanmor

Kapolsek Selebar AKP Bayu Heri P --

BENGKULUEKSPRESS.COM - Nasib naas dialami seorang mahasiswi asal Bengkulu Selatan bernama Sestiana Sahara Putri. Satu unit sepeda motor miliknya raib digasak maling saat terparkir di depan teras kosannya di kawasan Jalan Telaga Dewa, Kota Bengkulu.

Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Senin kemarin dan membuat korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp20 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor milik korban dengan nomor polisi BD 4686 MF hilang saat korban tengah bersiap untuk pulang ke kampung halamannya di Bengkulu Selatan.

Menurut keterangan korban, sebelum kejadian dirinya sempat memarkirkan sepeda motor di depan teras kos dengan kondisi kunci masih tergantung di kontak kendaraan.

BACA JUGA:Kejati Bengkulu Salurkan 6 Sapi dan 2 Kambing Kurban untuk Panti Asuhan dan Masyarakat

BACA JUGA:Dinsos Kota Bengkulu Perkuat Validasi DTSEN, Warga Didorong Aktif Sanggah Data Bansos

“Saat itu saya sedang menyiapkan barang-barang untuk pulang ke dusun. Motor diparkir di depan kos dan kuncinya memang belum sempat dicabut,” ujar Sestiana.

Tak lama kemudian, korban mendengar suara mesin motornya menyala. Korban yang curiga langsung keluar dari dalam kos dan mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat semula.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan warga dengan meneriakkan kata maling. Namun pelaku diduga sudah lebih dulu melarikan diri membawa kendaraan tersebut.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp20 juta dan langsung melaporkan kasus pencurian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Selebar AKP Bayu Heri P membenarkan adanya laporan terkait kasus pencurian kendaraan bermotor tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian.

“Kami sudah menerima laporan korban dan saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Bayu Heri P.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: