Ingin Kembali Suci Seperti Bayi, Ustaz Adi Hidayat Sarankan Ini di Bulan Ramadhan, Agar Semua Dosa Diampuni

Ingin Kembali Suci Seperti Bayi, Ustaz Adi Hidayat Sarankan Ini di Bulan Ramadhan, Agar Semua Dosa Diampuni

Ustaz Adi Hidayat jelaskan amalan penghapus dosa di bulan ramadhan-(foto: kolase/bengkuluekspress.disway.id)-

BENGKULUEKSPRESS.COM- Terdapat amalan yang dapat dilakukan selama bulan Ramadhan untuk memohon ampunan dari segala dosa dan memperoleh kesucian seperti bayi.

Bulan Ramadhan adalah kesempatan berharga yang tidak boleh disia-siakan, karena dalamnya terdapat kemungkinan besar untuk mendapatkan pengampunan yang menyeluruh.

Dengan melakukan amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan ini, seseorang dapat meraih kesucian sepenuhnya, tanpa dosa yang menghinggapinya, sebagaimana kesucian seorang bayi yang lahir ke dunia tanpa beban dosa.

BACA JUGA:Perlu Kita Ketahui, Ini Perbedaan Zakat, Infaq dan Sedekah, Simak Penjelasan Ustaz Adi Hidayat Berikut

BACA JUGA:Manfaat Zakat Fitrah untuk Umat Islam, Ustaz Adi Hidayat: Untuk Jiwa dan Nurani

Amalan bulan ramadhan yang bisa membuat kita kembali suci seperti bayi yang baru lahir tersebut pernah disampaikan Ustaz Adi Hidayat dalam suatu ceramah yang videonya diunggah oleh kanal Youtube Ustaz Adi Hidayat.

Dalam ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan hikmah yang terkandung di dalam bulan Ramadhan, memperlihatkan kepada para pendengarnya pentingnya memahami makna dan tujuan di balik bulan suci ini.

"Kenapa hikmahnya Allah menyebutkan kata Ramadhan di ayat ini, salah satunya Allah ingin berikan pesan bulan ini bukan bulan biasa," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Tapi bulan saat semua dosa akan digugurkan oleh Allah SWT seperti teriknya panas matahari membakar dan menghanguskan semua hal yang terkena dengan sinarnya," tambah Ustaz Adi Hidayat.

Seperti api yang menyala dan membakar kertas hingga tidak meninggalkan jejak, begitulah dosa-dosa akan diampuni di bulan Ramadhan. 

"Ada api kemudian kita lemparkan kertas atau suatu benda ke atasnya, memanas, hancur, melebur, habis, itu dalam bahasa Arab disebut dengan Ramadhan," papar Ustaz Adi Hidayat.

"Kalau dahsyatnya cahaya apinya baru dilemparkan sudah habis seketika maka itu disebut dengan Ramadhan namanya," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Oleh karena itu, Ramadhan dianggap sebagai bulan yang sangat istimewa, berbeda dari bulan-bulan lainnya.

BACA JUGA:Bolehkah Makan Sahur Setelah Adzan Subuh Karena Kesiangan? Berikut Penjelasan Ustaz Adi Hidayat dan Buya Yahya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: