Inilah Daftar Gunung Berapi Paling Unik di Indonesia

Inilah Daftar Gunung Berapi Paling Unik di Indonesia

Gunung Kelimutu begitu terkenal karena di gunung ini, terdapat Danau Tiga Warna. --

BENGKULUEKSPRESS.COM - Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah provinsi yang terletak di sebelah timur Pulau Bali. Provinsi ini berwujud gugus kepulauan kecil dengan Pulau Lombok dan Sumbawa sebagai 2 pulau terbesarnya. Jika bicara soal Pulau Sumbawa, maka yang bakal melintas di benak banyak orang adalah kuda Sumbawa. Kebetulan di Pulau Sumbawa memang terdapat hamparan padang rumput yang ideal sebagai habitat kuda.

Namun Sumbawa bukan hanya terkenal dengan peranakan kudanya. Di pulau ini pulalah. terdapat gunung berapi yang bernama Tambora. gunung Tambora awalnya merupakan salah satu gunung berapi tertinggi di dunia. Pasalnya Tambora di masa lampau tingginya mencapai 4.800 meter. Namun menyusul letusan dahsyat yang terjadi pada tahun 1815, tinggi gunung Tambora menyusut hingga tinggal 2.850 meter.

BACA JUGA:Inilah Deretan Ilmuwan Yang Menyesal dengan Hasil Ciptaannya Sendiri

Letusan yang memendekkan Gunung Tambora terjadi pada tanggal 5 April 1815. Akibat begitu hebatnya letusan tersebut, suara letusannya terdengar sejauh lebih dari 2.600 km hingga Pulau Sumatra. Saat meletus, Gunung Tambora juga memuntahkan abu vulkanik dalam jumlah yang amat banyak. Abu vulkanik tersebut kemudian jatuh di wilayah Indonesia yang lain sebelum kemudian menyebar ke seluruh dunia. Abu vulkanik yang mengumpul di udara kemudian menghalangi cahaya matahari dan menurunkan suhu global.

Jumlah korban tewas akibat letusan Gunung Tambora dilaporkan mencapai lebih dari 70.000 jiwa. Namun jumlah tersebut belumlah seberapa jika dibandingkan dengan dampak jangka panjang yang ditimbulkannya. Sudah disinggung sebelumnya kalau abu Gunung Tambora berdampak pada terhalangnya cahaya matahari. Akibat terhalangnya cahaya matahari, ladang-ladang di Eropa dan Amerika Utara mengalami bencana gagal panen. Dampaknya, muncullah bencana kelaparan yang menewaskan banyak orang dan hewan ternak.

BACA JUGA:Pahami Bahayanya! Inilah Ciri-ciri Depresi Pada Ibu Rumah Tangga

Gunung Kelimutu Memiliki Kawah Berwarna Warni
Dari Nusa Tenggara Barat, kita menuju Nusa Tenggara Timur (NTT). Sesuai dengan namanya, provinsi NTT memang terletak di sebelah timur NTB. NTT juga menjadi satu dari sedikit provinsi yang berbatasan dengan negara lain karena provinsi ini berbatasan dengan negara Timor Leste di Pulau Timor.

Selain lokasinya, provinsi NTT juga terkenal dengan fauna khasnya. Pasalnya di provinsi inilah, terdapat habitat asli komodo selaku jenis kadal terbesar di dunia. Habitat asli komodo berada di Pulau Komodo dan pulau-pulau tetangganya. Namun hal unik yang dapat dijumpai di NTT masih belum terbatas sampai di sana. Di Pulau Flores yang juga merupakan pulau terbesar di NTT, terdapat gunung berapi yang bernama Kelimutu.

Gunung Kelimutu begitu terkenal karena di gunung ini, terdapat Danau Tiga Warna. Danau itu sendiri aslinya merupakan bekas Kawah gunung berapi yang sudah lama tidak aktif dan kemudian terisi oleh air. Danau Tiga Warna atau Danau Kelimutu diberi nama demikian karena Danau-Danau yang letaknya berdekatan tersebut memang memiliki warna yang berbeda satu sama lain. Uniknya lagi, warna ketiga Danau tersebut juga bisa berubah pada waktu-waktu tertentu.

BACA JUGA:5 Penyebab Utama Pria Lemah Syahwat dan Gejalanya!

Danau-danau yang menyusun Danau Tiga Warna juga memiliki namanya masing-masing. Ketiga danau tersebut adalah Tiwu Ata Bupu (letaknya paling barat dan biasanya berwarna biru), Tiwu Koo Fai Nuwa Muri (biasanya berwarna hijau), serta Tiwu Ata Polo (biasanya berwarna merah).

Danau Tiga Warna diyakini memiliki warna yang unik dan berbeda satu sama lain akibat adanya bocoran gas vulkanis dan reaksi kimia yang berlangsung di dasar danau. Sekarang, Danau Tiga Warna menjadi salah satu tempat wisata alam Pulau Flores yang banyak dikunjungi turis dari dalam dan luar negeri.

Gunung Krakatau Meletus Hingga Dua Gunungnya Menghilang
Dari sekian banyak gunung berapi yang ada di Indonesia, Krakatau adalah salah satu yang paling terkenal. Selain karena letaknya yang berada di antara Pulau Jawa dan Sumatra, Krakatau juga menjadi lokasi dari salah satu letusan paling dahsyat yang pernah terjadi di Indonesia dan bahkan dunia.

BACA JUGA:Ternyata Pria Bisa Alami Depresi Setelah Istri Melahirkan!

Apa yang disebut sebagai Krakatau aslinya adalah gugus kepulauan kecil yang memiliki gunung berapi. Ada 2 gunung berapi yang sekarang menyusun Krakatau, yaitu Rakata dan Anak Krakatau. Anak Krakatau merupakan salah satu gunung berapi termuda di Indonesia. Pasalnya gunung berapi ini baru muncul pada tahun 1927.

Sebelum kemunculan Anak Krakatau, pernah ada 2 gunung berapi lain yang masing-masingnya bernama Danan dan Perboewatan. Namun keduanya sekarang sudah menghilang menyusul timbulnya letusan dahsyat pada tahun 1883. Letusan pertama Krakatau terjadi pada tanggal 20 Mei 1883. Di hari tersebut, Gunung Perboewatan meletus hebat dan mengeluarkan gas tebal. Saking kuatnya letusan tersebut, suara letusannya terdengar hingga kota Batavia (sekarang Jakarta).

Bulan Juni, letusan hebat kembali muncul di Krakatau. Letusan yang sama juga menimbulkan gempa yang terasa hingga ke kota Anyer di pantai barat Pulau Jawa. Bulan Agustus, Krakatau akhirnya meluapkan letusan terkuatnya. Akibat letusan ini, Gunung Danan dan Perboewatan runtuh hingga tenggelam. Suara letusan yang timbul dikabarkan juga terdengar hingga kota Perth, Australia Barat. Letusan yang ditimbulkan oleh Krakatau menimbulkan awan panas dan tsunami yang merenggut korban jiwa. Jumlah korban tewas akibat letusan Krakatau diperkirakan mencapai lebih dari 100.000 jiwa.

BACA JUGA:Samsung Luncurkan Samsung Galaxy A15, Intip Keunggulan Hp Harga 2 Jutaan

Gunung Ijen Memiliki Kawah Raksasa yang Bercahaya Biru
Gunung berapi yang masih aktif memiliki cairan panas bernama lava di dalamnya. Saat gunung berapi meletus, lava tersebut kadang-kadang ada yang tersembur keluar. lava yang sudah keluar dari kawah gunung berapi dikenal sebagai lahar. Sesudah beberapa lama, lahar akan mendingin dan berubah menjadi batuan beku.

Tanah yang tercampur oleh lahar bakal berubah menjadi lebih subur. Pasalnya lahar banyak mengandung senyawa mineral yang bermanfaat bagi tanaman. Itulah sebabnya kendati kawasan di sekitar gunung berapi tergolong sebagai wilayah yang rentan akan bencana alam, kawasan tersebut juga banyak digunakan sebagai lahan pertanian.

lava dan lahar biasanya terlihat berwarna merah membara karena memiliki suhu yang amat panas. Namun di gunung berapi ini, lavanya justru terlihat berwarna biru. Gunung berapi dengan pemandangan unik tersebut adalah Gunung Ijen yang terletak di Banyuwangi, Jawa Timur. Gunung ini memiliki danau kawah berdiameter 20.000 meter di bagian puncaknya.

BACA JUGA:Pahami Bahayanya! Inilah Ciri-ciri Depresi Pada Ibu Rumah Tangga

Saat malam tiba, danau tersebut nampak dipenuhi oleh asap berwarna biru. Asap biru tersebut aslinya merupakan senyawa gas sulfur yang bereaksi dengan suhu dingin di sekitarnya. Selain menciptakan pemandangan yang indah, senyawa sulfur yang terdapat pada kawah Ijen juga menjadi sumber pemasukan untuk warga lokal. Sulfur yang sudah dikumpulkan di tepi kawah akan didinginkan hingga berubah menjadi padat. Dari sana, batuan sulfur tadi kemudian akan diangkut ke pabrik pengolahan sulfur yang berada di bawah gunung.(**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: