Ini Dia Tradisi Natal Unik dari Berbagai Negara di Dunia

Ini Dia Tradisi Natal Unik dari Berbagai Negara di Dunia

Setiap tahun, pada hari Sabtu sebelum Malam Natal, kota San Fernando mengadakan Ligligan Parul Sampernandu atau Festival Lentera Raksasa.--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Perayaan natal sebentar lagi tiba, kali ini akan membahas tentang tradisi natal unik yang dilakukan di berbagai negara. Masing-masing negara mempunyai tradisi natal unik yang terpengaruh dengan budaya yang dimiliki negara tersebut. Berikut ini lima tradisi natal unik dari berbagai negara dilansir dari berbagai sumber.

BACA JUGA:Ini Dia Marga-Marga di Palembang Sumatera Selatan

Ukraina: Sarang laba-laba sebagai hiasan pohon natal

Tradisi natal di Ukraina mengambil perspektif yang unik dengan jaring laba-laba yaitu untuk menghiasi pohon natal alih-alih menggunakan hiasan konvensional. Tradisi ini berasal dari legenda yang menyentuh hati tentang seorang janda miskin dan anak-anaknya yang menemukan pohon natal di kebun mereka namun tidak memiliki uang untuk menghiasinya.

Karena ngin membawa kebahagiaan kepada anak-anaknya, ibu itu menggantungkan buah-buahan dan kacang di pohon. Keesokan paginya, mereka sangat terkejut karena pohon itu tertutup jaring laba-laba yang berubah menjadi perak dan emas yang berkilau di cahaya pagi.

Sebagai penghormatan terhadap cerita ini, orang Ukraina sekarang menggantungkan ornamen berbentuk jaring laba-laba di pohon natal mereka. Sarang laba-laba sebagai ornamen natal diyakini dapat membawa keberuntungan bagi mereka.

BACA JUGA:Terkenal Sebagai Kepala Batu, 5 Weton Ini Sukses Lahirkan Tokoh-tokoh Dunia

Austria: Festival Krampus

Kalau di sebagian besar negara, Santa Claus, atau Saint Nick memberikan hadiah kepada anak-anak saat natal, di Austria ada juga rekannya yang jahat yaitu Krampus. Krampus adalah mahluk setengah kambing setengah iblis, yang konon berkeliaran di jalanan membawa keranjang anyaman dan mencari anak-anak yang berperilaku buruk.

Sementara St. Nicholas memberi hadiah anak-anak yang baik dengan permen, apel, dan kacang, Krampus, makhluk setengah iblis ini, dikatakan menangkap anak-anak nakal dan membawanya pergi dalam karungnya. Cerita rakyat ini populer di seluruh Austria, selatan Jerman, Hungaria, dan bahkan utara Italia, di mana kalian dapat melihat orang-orang berpakaian sebagai Krampus berjalan-jalan di jalan-jalan pada minggu pertama Desember.

BACA JUGA:Kaya Raya Sampai Tua! 4 Weton Ini Dianugerahi Wahyu Kemakmuran

Filipina: Festival lentera raksasa

Dengan perayaan yang dimulai dari September hingga Januari, Filipina memiliki musim natal terpanjang dan paling mewah di dunia. Setiap tahun, pada hari Sabtu sebelum Malam Natal, kota San Fernando mengadakan Ligligan Parul Sampernandu atau Festival Lentera Raksasa.

Beberapa desa bersaing untuk membuat lentera dari kertas yang indah dan rumit. Lentera natal ini disebut 'parol' dan terbuat dari bambu atau kertas. Awalnya, lentera tersebut adalah kreasi sederhana sengan ukuran diameter sekitar setengah meter,yang terbuat dari kertas origami Jepang dan dinyalakan oleh lilin.

BACA JUGA:Yuk Mulai Terapkan! Bukan Weton Apalagi Hoki, Ini 9 Ritual Orang Sukses Sehari-hari

Namun, saat ini, lentera-lentera tersebut terbuat dari berbagai bahan dan ukurannya telah berkembang menjadi sekitar 6 meter. Lentera-lentera ini berbentuk pola rumit dengan warna-warna yang cerah dan diterangi oleh lampu-lampu listrik yang berkilau di langit.

Tidak hanya orang FIlipina saja, banyak turis dari luar negeri yang datang untuk menyaksikan festival ini secara langsung. Jika sepatu itu mendarat dengan ujungnya menghadap pintu, diyakini bahwa wanita tersebut akan menikah dalam tahun berikutnya. Namun, jika tumit sepatu menghadap pintu, makan katanya dia akan tetap sendirian di tahun selanjutnya.

BACA JUGA:Ada Diskon Puluhan Juta, Promo Mobil Hybrid Akhir Tahun

Slovakia: Melempar puding

Di Slovakia, ada tradisi natal yang aneh yaitu melempar puding ke langit-langit. Melempar puding dipercaya sebagai cara untuk mengetahui seberapa banyak keberuntungan yang akan dialami keluarga dalam tahun mendatang. Anggota keluarga yang paling tua harus melemparkan puding loksa ke langit-langit. Semakin banyak yang menempel, semakin besar keberuntungan yang akan dialami keluarga.

Secara tradisional, puding loksa dibuat dari susu, roti, biji opium, dan sesuatu untuk menambah sedikit rasa manis atau tingkat kelengketan puding tersebut. Itu dia lima tradisi natal unik dari berbagai negara, siapa sangka ternyata beberapa negara juga percaya dengan mitos-mitos melakukan sesuatu pada hari tertentu seperti kita.(**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: