Pondasi Rumah Runtuh, 4 Orang Pekerja Bangunan di Kota Bengkulu Tertimbun

Pondasi Rumah Runtuh, 4 Orang Pekerja Bangunan di Kota Bengkulu Tertimbun

Imam (49), salah satu pekerja yang sempat kritis saat tertimbun tumpukan tanah pondasi-(foto: istimewa/bengkuluekspress.disway.id)-

BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM - 4 orang pekerja bangunan mengalami kecelakaan kerja saat tengah membangun pondasi sebuah rumah  di kawasan Tapak Jedah, Lingkar Barat Kota Bengkulu pada Rabu, (14/9/2022). Dari 4 orang itu, 1 orang sempat pingsan bernama Imam Jauhari (49). 

Slamet selaku rekan korban, mengatakan, kecelakaan kerja ini bermula saat mereka tengah membangun sebuah pondasi. Tiba-tiba galian tanah yang cukup tinggi tersebut jatuh hingga menimbun empat pekerja.

Namun, dari empat pekerja yang tertimbun tersebut tiga diantaranya berhasil menyelamatkan diri dan satu korban lainnya tertinggal di dalam timbunan tanah tersebut.

Melihat hal tersebut, Slamet dan rekannya langsung meminta bantuan pada masyarakat sekitar dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan guna membantu mengevakuasi korban Imam.

BACA JUGA:Balap Liar di Kota Bengkulu Meresahkan, Sudah 2 Orang Meninggal

"Korban awalnya 4 orang tertimbun tumpukan tanah galian pondasi. Tapi satu orang masih tertimbun sehingga kita panggil orang untuk bantu mengevakuasi korban," kata Slamet pada Bengkulu ekspress.com

Sementara itu, diungkapkan Abadi yang saat itu berada di lokasi kejadian, setengah badan korban telah tertimbun. 

Dengan kondisi tersebut membuat, korban Imam sulit untuk bernapas. Sehingga pihaknya memanggil sejumlah pihak seperti BPBD untuk ikut membantu evakuasi korban.

 "Ada yang teriak kemudian saat kita datangi ada korban yang tertimbun tumpukan tanah. Kita langsung menghubungi pihak terkait untuk lakukan penyelamatan," tutup Abadi.

Setelah beberapa menit kemudian, korban Imam berhasil dievakuasi dengan kondisi tak sadarkan diri. Saat ini korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (TRI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: