Menteri Sandiaga Uno Bawa Oleh-Oleh Dari Kaum Disabilitas Bengkulu

Menteri Sandiaga Uno Bawa Oleh-Oleh Dari Kaum Disabilitas Bengkulu

Kaum disabilitas Bengkulu bertemu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Keeatif, Sandiaga Uno-(foto: istimewa/bengkuluekspress.disway.id)-

BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM - Kaum disabilitas binaan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkulu menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan ke Bengkulu, pada Selasa malam (2/8).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Hotel Mercure tersebut, kaum disabilitas yang berjumlah tiga orang tersebut memberikan pra karya yang dibuat langsung oleh kaum disabilitas Bengkulu.

Kerajinan tangan itupun disambut dan diterima langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. 

BACA JUGA:Sandiaga Uno: 77 Persen Pelaku UMKM di Indonesia Belum Terdigitalisasi

Kasat Lantas Polres Bengkulu melalui Kanit Regident Satlantas Polres Bengkulu Ipda Arief Abdullah mengatakan,  kaum disabilitas yang dibina oleh Satlantas Polres Bengkulu ini memberikan pra karya berupa minatur bunga rafflesia yang terbuat dari olahan kulit kayu, miniatur kapal yang terbuat dari kayu serta miniatur motor yang juga terbuat dari kayu.

“Jadi kami menghadirkan kaum disabilitas Bengkulu yang kita bina selama ini untuk bertemu langsung dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dari pertemuan itu, pra karya yang diberikan kaum disabilitas Bengkulu itu diterima langsung oleh Menteri Sandiaga Uno,” kata Ipda Arief Abdullah, Rabu (3/8) pada bengkuluekspress.com

Ia menambahkan, salah satu tujuan Satlantas Polres Bengkulu mempertemukan kaum disabilitas pada pihak Kemenpraf RI adalah untuk memacu semangat kaum disabilitas dalam menjalani kehidupannya.

BACA JUGA:Menparekraf Sandiaga Uno Konkret Masukkan Produk Ekraf Bengkulu Ke E Katalog Nasional

Selain itu, untuk membuktikan bahwa kaum disabilitas juga memiliki kemampuan untuk mendorong perekonomian Indonesia. Salah satunya dengan menjadi pengrajin tangan dengan membuat pra karya-pra karya yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Prakarya yang diberikan kaum disabilitas Bengkulu langsung dibawa ke Jakarta oleh pak menteri. Selain itu kita juga mendapatkan apresiasi dari pak menteri dalam keberhasilan kita yang telah memberikan wadah bagi kaum disabilitas untuk selalu berkarya,” tutup Ipda Arief Abdullah.

Diketahui, kaum disabilitas Bengkulu ini telah dibina oleh satlantas Polres Bengkulu sejak tiga tahun lalu. Dari binaan tersebut, sudah banyak pra karya yang dibuat oleh kaum disabilitas dilirik oleh masyarakat. 

Bahkan, kualitas daripada pra karya yang dibuat kaum disabiltas tak kalah dengan pengrajin-pengrajin lainnya. (TRI).

Sumber: