Pasrah Tak Jadi Sekda

Pasrah Tak Jadi Sekda

Hamka Terkuat Jabat Sekdaprov

BENGKULU, BE – Tim penilai akhir dari presiden, telah rampung memberikan penilaian atas tiga nama besar sebagai dalam merebutkan jabatan sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Meski demikian, satu nama dari tiga nama yaitu Hamka Sabri, Herwan Antoni dan Diah Irianti untuk menjadi sekdaprov itu belum dikeluarkan secara resmi keputusan presiden (kepres). Walapun belum keluar hasilnya, calon sekdaprov sudah mulai pasrah, jika nantinya tidak terpilih menjadi Sekdaprov Bengkulu.

“Apapun hasilnya kita ikuti. Itulah yang terbaik, jika saya tidak terpilih,” ujar Herwan Antoni kepada BE, kemarin (27/1).

Menurutnya, dirinya hanya mencoba berusaha untuk menjadi sekdaprov, dengan mengikuti semua tahapan seleksi. Hingga akhirnya, tiga nama itu memasukan namanya menjadi calon sekdaprov yang diserahkan ke tim penilai akhir presiden. Jika dirinya terpilih menjadi Sekdaprov, maka Herwan menegaskan, akan berkomitemen dengan jabatan tersebut. Tentunya, untuk membantu gubernur merealisasikan program yang ada di visi misinya.

“Tentu kalau terpilih, jabatan ini akan saya pegang secara amanah,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi ini.

Kalaupun tidak terpilih, Herwan mengakui, hal ini merupakan pelajaran penting. Karena memang, dirinya baru pertama kali ikut daftar sebagai calon sekdaprov. Hingga pada akhirnya, bisa masuk tiga besar calon sekda. “Saya sudah bersukur, bisa masuk tiga besar. Karena memang ini perdana ikut seleksi jabatan sekdaprov,” tambah Herwan.

Sementara itu, dari tiga calon sekdaprov itu, calon terkuat mendapatkan jabatan sekda itu diprediksi Hamka Sabri. Sebab, secara pengalaman, Hamka sudah puluhan tahun terjun dalam urusan aturan pemerintah dan sosial. Bahkan gubernur mempercayai Hamka Sabri menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekdaprov Bengkulu yang merangkap jabatan sebagai Asisten II Setdaprov Bengkulu.

Namun demikian, keputusan akhir itu ada di tim penilai akhir presiden. Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah mengatakan, posisi saat ini, tinggal menunggu dikeluarkannya kepres untuk jabatan sekdaprov definitif. “Kalau penilaian sudah selesai, kita tunggu keppresnya keluar,” ujar Rohidin.

Diperkirakan, waktu keluarnya keppres itu tidak akan lama lagi. Bisa saja, dalam waktu dekat ini, keppres itu akan dikirimkan ke Pemprov Bengkulu. Sehingga dirinya bisa membuka hasil tersebut dan akan meminta sekdaprov yang baru itu langsung bekerja. “Ya mudah-mudahaan dalam waktu dekat, sudah keluar. Kita tunggu saja,” tutupnya. (151)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: