TUBEI,BE - Cerita sejarah Kabupaten Lebong yang terkenal pada zaman penjajahan Belanda maupun sebelumnya sulit dibuktikan. Karena minimnya bukti peninggalan sejarah tersebut. Untuk itu, guna mengkaji bagaimana sebenarnya sejarah asal mula dan bagaimana peradaban masyarakat Lebong pada zaman dahulu, Anggota DPRD Lebong M Gunadi Mursalin SSos menyarankan agar Dinas Pariwisata Kebudayaan Kabupaten Lebong membentuk tim investigasi pengkaji sejarah. \"Kalau saat ini kita hanya dapat mendengar cerita dari orang tua, tidak bisa begitu saja percaya. Karena bisa saja itu hanya sebuah legenda. Untuk dapat membuktikan hal tersebut tentunya harus dibentuk tim investigasi yang mengumpulkan benda-benda sejarah,\" ungkap Gunadi. Dikatakan Gunadi, mengumpulkan benda sejarah tidak hanya dapat dilakukan di Kabupaten Lebong saja, melainkan dapat juga dilakukan ke beberapa daerah yang memiliki ciri ataupun peradaban yang sama dengan Kabupaten Lebong. \"Itulah gunanya tim investigasi, mereka akan mengungkap secara benar bagaimana sejarah Lebong. Seperti Lebong dengan Mukomuko, Padang dengan Istana Pagaruyuang itu masih ada kaitannya. Bahkan bisa jadi Lebong ini ada kaitannya dengan negara Malaysia karena ada beberapa adat Malaysia yang mirip dengan Lebong. Itu yang perlu kita ungkap dan cari,\" kata Gunadi. Selain itu, Mursalin mengaku sering mendapat laporan dari masyarakat yang bekerja sebagai pencari kayu gaharu di hutan. Warga sering menemukan benda-benda yang digunakan masyarakat sehari-hari zaman dulu. \"Saya sering mendengar cerita dari masyarakat pencari kayu maupun yang berkebun di dalam hutan. Mereka banyak menemukan benda peninggalan masyarakat dahulu seperti mesin jahit, lori kereta di dalam hutan. Dikarenakan tujuan mereka masuk ke hutan itu mencari kayu, jadi benda-benda itu tidak mereka bawa,\" pungkas Gunadi.(777)
Tim Investigasi Kaji Sejarah,
Sabtu 06-08-2016,11:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,12:41 WIB
Saksi PT Yokogawa Ungkap Pergantian SKU dan AVR di Sidang Korupsi PLTA Musi
Rabu 30-09-2026,12:32 WIB
Tomi Bantah Terima Rp400 Juta dari Repal dalam Kasus Dugaan Penipuan Bank Bengkulu
Rabu 30-09-2026,12:59 WIB
Polda Bengkulu Tegaskan Pengumpulan Batubara Sungai Tanpa Izin Akan Ditindak
Rabu 30-09-2026,16:54 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Anak Berprestasi Mulai 2027
Rabu 30-09-2026,15:12 WIB
Cek Harga dan Simulasi Kredit Motor Honda Makin Praktis Lewat Motorku X
Terkini
Rabu 30-09-2026,20:56 WIB
Eksklusif: Dugaan Penganiayaan PMI Jadi Momentum Perkuat Sinergi KJRI Jeddah dan Lintas Ormas
Rabu 30-09-2026,16:57 WIB
Beredar Unggahan DPO di Medsos, Polres Mukomuko Tegaskan Akun Bukan Resmi
Rabu 30-09-2026,16:54 WIB
Pemkot Bengkulu Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Anak Berprestasi Mulai 2027
Rabu 30-09-2026,16:52 WIB
Pemdes Pondok Panjang Salurkan BLT Dana Desa Tahap III 2026, 8 KPM Terima Rp900 Ribu
Rabu 30-09-2026,16:50 WIB