BENTENG, Bengkulu Ekspress - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terus berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan cara memperluas jaringan. Tahun 2016 ini, PDAM Tirta Rafflesia mendapatkan dana bantuan senilai Rp 1 miliar dari pemerintah pusat untuk pemasangan 500 sambungan rumah (SR) secara gratis bagi warga yang kurang mampu. Sayangnya, dengan panambahan jaringan ini, pihak PDAM mengaku tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan masyarakat yang hendak memasang jaringan PDAM baru, lantaran dua alat instalasi pengolahan air (IPA) milik PDAM tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan pelanggan. Namun, kekecewaan pun muncul ketika upaya PDAM mengusulkan tambahan IPA ke Pemkab Benteng mendapat penolakan. \"Kita sangat bersyukur pemerintah pusat bersedia membantu kita pemasangan SR gratis. Akan tetapi, kami sedikit kecewa lantaran usulan tambahan IPA tidak ke dalam Raperda APBD-P tahun 2016 ini tidak diakomodir, sehingga tidak dibahas oleh DPRD,\" ungkap Direktur PDAM Tirta Rafflesia Benteng, Siti Yuningsih AZ SSos kepada BE, Jumat (22/7) kemarin. Seharusnya, lanjut Siti, tambahan IPA ini menjadi salah satu prioritas yang harus diakomodir. Hal ini lantaran pengembangan jaringan air bersih dari PDAM menyangkut kepentingan masyarakat banyak, terutama bagi masyarakat yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. \"Layanan air PDAM ini bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat Benteng. Meski tidak diakomodir ditahun 2016 ini, kami harap dana untuk tambahan IPA bisa dikucurkan melalui dana APBD tahun 2017 mendatang,\" pinta Siti. Dijelaskan Siti, dua IPA yang saat ini sudah over kapasitas terdapat di Kecamatan Pematang Tiga dan di Desa Datar Lebar, Kecamatan Taba Penanjung. Dengan potensi air yang melimpah, IPA yang berdiri di dua lokasi tersebut hanya memiliki kemampuan memproduksi air 20 liter perdetik. \"Kita mengharapkan Pemda mengucurkan dana untuk penambahan IPA di sumber air PDAM yang berlokasi di Desa Datar Lebar yang memiliki kemampuan layanan 10 liter perdetik, dan setidaknya IPA ini nanti akan mampu melayani sebanyak 800 pelanggan baru. Untuk penambahan IPA tersebut kita membutuhkan dana sekitar Rp 3 miliar,\" pungkas Siti.(135)
Usulan IPA Ditolak, Direktur PDAM Kecewa
Sabtu 23-07-2016,11:55 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 11-03-2026,17:22 WIB
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap Ijon Proyek Rp980 Juta
Rabu 11-03-2026,17:12 WIB
PT TLB Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga 5 Wilayah, Perkuat Kepedulian Sosial Perusahaan
Rabu 11-03-2026,17:35 WIB
Pamit Cari Ikan Usai Sahur, Petani di Muara Sahung Ditemukan Meninggal di Sungai
Rabu 11-03-2026,16:21 WIB
Proyek Belum Ada, Uang Sudah Diijon, Bongkar Praktik di Balik Layar APBD Rejang Lebong
Kamis 12-03-2026,12:53 WIB
Dugaan Korupsi DD Bandar Agung Terus Didalami, Penyidik Turun Cek Pekerjaan Desa
Terkini
Kamis 12-03-2026,15:58 WIB
Tak Ada Tanggal Merah, Pj Sekda Bengkulu Tegaskan Etos Kerja 25 Jam bagi Pejabat Pemkot
Kamis 12-03-2026,15:51 WIB
Program Sedekah Nasi Bungkus, Pemkot Bengkulu Tebar Ribuan Nasi Bungkus Selama Ramadan
Kamis 12-03-2026,15:44 WIB
ASN Pemkot Bengkulu Wajib Lunas PKB dan PBB Jika Ingin Cairkan Gaji Ke-13
Kamis 12-03-2026,15:26 WIB
DKP Kota Bengkulu Uji Kualitas Ikan di Pasar Panorama, Pastikan Aman dari Formalin
Kamis 12-03-2026,15:06 WIB