KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress - Kajari Kepahiang, H Wargo SH MH sedikit menanggapi isu nasional mengenai keluhan Gubernur dan Bupati dalam menyerap anggaran. Dimana Kepala Daerah (Kada) merasa takut dikriminalisasi, sehingga enggan menggunakan anggaran yang besumber APBN secara maksimal dan mengakibatkan anggaran tak terpakai mencapai Rp 147 triliun lebih. Kajari mengharapkan, jajaran pejabat baik eselon II maupun eselon III di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) agar tidak merasa khawatir diproses hukum dalam melaksanakan program kerja daerah. Sebab, aparat hukum bukan lawan yang mesti ditakuti, sehingga menghambat penyerapan anggaran. \"Kalau tidak salah jangan takut, terlebih ketika dipanggil kejaksaan tidak perlu takut. Hadapi sebab pemeriksaan itu diatur dalam undang-undang jadi ada aturannya tidak bisa sembarangan,\" kata Wargo dihadapan Bupati Kepahiang, Dr Ir H Hidayatullah Sjahid MM dan pejabat SKPD yang hadir diacara syukuran Hari Adhyaksa ke-56 di Aula Kantor Kejari Kepahiang, kemarin (22/7). Kajari mengingatkan, jajaranya bahwa jaksa tidak dapat sembarangan dalam memproses perkara dugaan korupsi. Bila tidak didukung dengan bukti kuat, maka penentangan tersangkan tidak boleh dipaksakan. \"Terlebih kalau barang bukti itu membutukan keterangan lembaga lain, seperti BPK atau BPKP mengenai audit. Maka prosesnya harus menunggu hasil lembaga bersangkutan, karena saya tahun bila lembaga itu bukan hanya melayani Kepahiang semata tetapi daerah-daerah lainnya,\" kata Kajari. Wargo mengatakan, seluruh jajaran Pemda agar mengutamakan koordinasi antar lembaga dalam pelaksanaan pekerjaan proyek. Sehingga tak ada pelanggaran-pelanggaran hukum saat pekerjaan proyek berjalan maupun setelah selesai dikerjakan. \"Silahkan semua berkoordinasi, karena Kejaksaan, Kepolisian dan PN serta Pemerintah harus bersinergi untuk membangun daerah ini,\" ungkapnya. Zero Korupsi Sementara dalam sambutannya dihadapan unsur FKPD Kepahiang diantara Kajari, Kapolres dan ketua Pengadilan Negeri (PN), Kepahiang Bupati Dr Ir H Hidayatullah Sjahid MM menargetkan, angka nol perkara korupsi selama kepemimpinannya. Maka seluruh jajarannya diminta melakukan koordinasi penuh dengan aparat penegak hukum baik dalam penyusunan rencana kerja maupun ketika akan mengerjakan proyek pembangunan. \"Saya targetkan zero, yaitu nol korupsi. Artinya tidak ada angka korupsi selama kepemimpinan saya. Seluruhnya harus melaksanakan semua perkerjaan sesuai dengan aturan belaku, jangan gegabah,\" ungkapnya.(320)
Pejabat Jangan Takut dengan Jaksa
Sabtu 23-07-2016,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 26-08-2026,08:13 WIB
Poltekkes Kemenkes Bengkulu Edukasi Generasi Muda tentang TBC Lewat Pengembangan Program Desa Sehat
Rabu 26-08-2026,11:18 WIB
Divonis Lepas PN Bengkulu, Johan-Nikolas Masih Ditahan, Kuasa Hukum Pertanyakan Eksekusi Putusan
Rabu 26-08-2026,08:40 WIB
Cuaca Panas Melanda Bengkulu, Instruktur Safety Riding Bagikan Tips Aman Berkendara
Rabu 26-08-2026,12:12 WIB
Alpukat Tak Cuma Dibuat Jus, Ini 7 Ide Olahan yang Mudah dan Lezat
Rabu 26-08-2026,11:44 WIB
Bukan Sekadar Gaya, Ini Alasan Membawa Tumbler Jadi Kebiasaan Baik
Terkini
Rabu 26-08-2026,15:35 WIB
Pasokan Pertalite Tersendat Akibat Cuaca, Pertamina Pastikan Stok Aman
Rabu 26-08-2026,15:26 WIB
Terdeteksi Judi Online via E-Wallet, 2.200 Penerima Bansos Mukomuko Dicoret
Rabu 26-08-2026,15:24 WIB
Satlantas Polres Mukomuko dan PWI Perkuat Sinergi Tekan Angka Kecelakaan
Rabu 26-08-2026,15:22 WIB
Tak Sekadar Seremonial, Kapolda Bengkulu Minta Penanaman Bawang Putih Dikawal hingga Panen
Rabu 26-08-2026,13:45 WIB