SUKARAJA, BE - Penyidik Polres Seluma rampung melaksanakan tahap penyelidikan kasus dugaan pembebasan lahan fiktif di Kelurahan Babatan Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma tahun 2014. Kasus ini kini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. “Awal April ini kasus ini akan ditingkatkan ke penyidikan. Mengingat kasus ini total los dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 100 juta,” tegas Kapolres Seluma AKBP Joko Sadono SIK SH MH melalui PPID Ipda Sucari SE kepada BE kemarin (28/3). Penyidik Polres Seluma telah meminta keterangan saksi bernisial Ju (57), Na (50), Mi (48) dan Mk(44). Termasuk penjabat dari Provinsi Bengkulu Bagian Pemberi Hibah dan Bagian Keuangan. “Peningkatan penyidikan kasus ini juga dilanjutkan dengan memintai keterangan saksi lainnya,” bebernya. Dari pemeriksaan yang telah dilakukan penyidikm diketahui dana tersebut dicairkan salah satu kelompok di Kelurahan Babatan. Namun anggaran yang sudah dicairkan tidak digunanakan untuk membeli lahan makam. Lahan makan itu dibeli warga dengan cara iuran. “Pekerjaan ini fiktif mengingat dua tahun ini warga dipungut iuran untuk pengadaan lahan makam, sedangkan dana usulan ke Pemda Provinsi Bengkulu telah dicairkan tahun 2014 lalu,” imbuhnya. Bahkan anggaran hibah itu telah dicairkan secara keseluruhan melalui rekening kelompok tersebut. Hanya saja sampai sekarang tidak diketahui lahan mana yang telah dibebaskan dan diganti rugi menggunakan dana hibah tersebut. (333)
Makam Fiktif Naik Penyidikan
Selasa 29-03-2016,12:10 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,21:49 WIB
Menantu Diduga Tusuk Ibu Mertua hingga Meninggal di Kaur, Berawal dari Cekcok Penjemputan Anak
Kamis 05-11-2026,10:22 WIB
Kasus ISPA Capai 401 Ribu, Kemenkes Distribusikan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
Kamis 05-11-2026,11:13 WIB
Listyo Sigit Jadi Sorotan Media Internasional setelah Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Kamis 05-11-2026,10:32 WIB
Nama AK Disorot Satgas PKH, Diduga Libatkan Oknum Aparat dalam Penguasaan Hutan Ilegal
Terkini
Kamis 05-11-2026,15:31 WIB
Walikota Minta OPD Keroyokan Atasi Kemiskinan, UMKM hingga Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,14:55 WIB
Wali Kota Bengkulu Keluarkan SE Larang ASN dan Pengunjung Kantor Pemkot Gunakan Vape
Kamis 05-11-2026,14:54 WIB
FGD Bersama DKP Provinsi Bengkulu dan Yayasan Latun, Pemkab Kaur Dukung Program KNMP 2027
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB