MUKOMUKO, BE – DPRD Kabupaten Mukomuko meminta eksekutif mengambil keputusan tegas, terkait nasib ribuan tenaga honor daerah (Honda) maupun pegawai tidak tetap (PTT) dibidang pendidikan, kesehatan dan teknis. “Eksekutif harus tegas, ambil keputusan yang dinilai tepat dan tidak menyalahi peraturan yang ada,” tegas Wakil Ketua DPRD Mukomuko, H Khusairi dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Jika eksekutif terkendala dengan peraturan, segera mungkin mencari solusi dan lakukan koordinasi ke Pemerintah Pusat dan pihak terkait lainnya. Jika tidak dibenarkan lagi adanya tenaga honorer, maka jasa – jasa tenaga honorer itu sejak bulan Januari hingga saat ini harus tetap dibayar. “Harapan kami di legislatif, tenaga honorer itu masih sangat dibutuhkan. Ini jikalau memang sudah tidak ada solusi lagi, bayarkan gaji mereka (honorer) sejak awal Januari tahun 2016 ini,” ucapnya. Sedangkan untuk kekurangan tenaga, seperti di jajaran Dinas Pendidikan, teknis dan kesehatan juga harus segera ditata kembali. Sehingga tidak terjadi kekosongan dan kendala dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini diajari oleh guru Honda. Karena tenaga itu tidak diperpanjang kontraknya, maka PNS yang ada harus dimaksimalkan. Ia juga memberikan solusi PNS yang ada tidak mencukupi untuk mengisi kekosongan. Paling tidak pemerintah ada solusi dengan mempekerjakan tenaga non PNS dengan sistem dibayar sesuai dengan jam kerja/tugas. Contohnya, dalam satu hari tenaga non PNS itu bertugas berapa jam dan hitungan jam itulah yang dibayarkan. “Bagaimana teknis dan regulasinya eksekutif yang lebih mengetahui, yang jelas nasib tenaga honorer itu harus ada kepastian,” pungkasnya. Sebelumnya, Kepala Dispendikbud Kabupaten Mukomuko, Dra Nurhasni MPd kepada Bengkulu Ekspress, menegaskan tetap mempertahankan tenaga honor daerah (Honda) maupun pegawai tidak tetap (PTT) yang hingga saat ini masih bertugas di ratusan sekolah yang tersebar di daerah tersebut. “Tenaga honorer itu tidak bisa dihilangkan atau diberhentikan. Ini kebutuhan ril, karena jumlah PNS sangat terbatas dan belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan,” demikian Nurhasni. (900)
Eksekutif Diminta Tegas
Senin 14-03-2016,14:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,10:46 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: China Masih Kokoh di Puncak, Indonesia Peringkat 23
Kamis 24-09-2026,10:29 WIB
550 Imam Besar dari 39 Negara Berkumpul di Jakarta, Ini Agenda Utama IGIC 2026
Kamis 24-09-2026,10:41 WIB
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal dan Tema Hari Santri Nasional 2026
Kamis 24-09-2026,13:47 WIB
Sengketa Lahan Kantor Golkar Kota Bengkulu Masuk Meja Hijau, Kedua Pihak Siap Hadapi Proses Hukum
Kamis 24-09-2026,15:09 WIB
Kamar Lebih Sejuk, Ini Tips Memilih Air Cooler yang Tepat untuk Rumah
Terkini
Kamis 24-09-2026,15:09 WIB
Kamar Lebih Sejuk, Ini Tips Memilih Air Cooler yang Tepat untuk Rumah
Kamis 24-09-2026,14:41 WIB
Pemkot Bengkulu Data Kendaraan Dinas, Sejumlah Kendaraan Tua Diusulkan untuk Dilelang
Kamis 24-09-2026,14:38 WIB
Kabag Kesekretariatan RSKJ Soeprapto Bengkulu Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rekrutmen Non-ASN
Kamis 24-09-2026,14:35 WIB
Memasuki Musim Hujan, Warga Kota Bengkulu Diimbau Waspadai Banjir dan Longsor
Kamis 24-09-2026,14:32 WIB