SEMOGA ini tidak mengganggu konsentrasi Rio Haryanto. Saat sedang menjalani tes pramusim di Sirkuit Barcelona, Spanyol, Rio masih direpotkan oleh masalah dana. Dari fee sebesar EUR 15 juta yang harus disetor kepada Manor-Mercedes, masih ada EUR 7 juta (sekitar Rp 101,5 miliar) yang belum terbayar. Deadline pembayarannya Mei. Jika itu tidak terbayarkan, nasib Rio bisa seperti Roberto Merhi tahun lalu. Beberapa seri terakhir didepak Manor, digantikan Alexander Rossi. ”Ya, saya dan Kiky Sports terus berjuang untuk mengumpulkan dana buat Rio,” kata Piers Hunnisett, manajer Rio, di Sirkuit Barcelona Rabu (2/3). ”Semua opsi yang memungkinkan kami pertimbangkan,” imbuhnya. Nah, dalam kondisi yang kurang mengenakkan itu, ada kabar positif. Satu perusahaan Jepang tertarik untuk menjadi sponsor Rio. Perusahaan itu punya bisnis di Indonesia dan Asia. Menjadi sponsor Rio yang saat ini menjadi satu-satunya driver Asia di F1 tentu akan membantu brand awareness-nya. ”Rio ini didukung perusahaan commercial consultant asal Jepang, Hakuten. Nah, Hakuten kini sedang menjalin komunikasi dengan korporasi asal Jepang yang ingin menjadi sponsor untuk Rio,” ungkap sumber Jawa Pos (induk JPNN) di Sirkuit Barcelona. ”Seharusnya bisa segera deal,” tambah pria asal Jepang itu. Hunnisett membenarkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Hakuten. Namun, dia tidak mau menjelaskan apa saja yang tengah dan akan dilakukan Hakuten bersama Kiky Sports yang menaungi Rio. Rio sebenarnya telah membuktikan diri layak tampil di Formula 1. Bagaimana dia konsisten memperbaiki catatan waktu pada sesi kedua uji coba di Barcelona Selasa lalu (1/3) menunjukkan skill dan mental yang memang sudah matang untuk bertarung di orbital tertinggi motorsport itu. Padahal, mengemudikan mobil F1 adalah ”barang” baru bagi dia. Catatan waktunya memang masih paling bontot. Tapi, dia akan semakin cepat dan kompetitif sejalan dengan bertambahnya mileage bersama MRT05. Seperti diberitakan, di Indonesia, baru Pertamina yang mau menjadi sponsor Rio. Perusahaan pelat merah itu memberikan EUR 5 juta. Badan usaha milik negara (BUMN) maupun perusahaan lain belum terketuk. Kementerian Pariwisata yang sebenarnya bisa membantu juga belum mengulurkan tangan. Padahal, mereka punya dana besar untuk promosi di luar negeri yang seharusnya bisa memanfaatkan mobil Rio. Menpora Imam Nahrawi sebenarnya akan mengalokasikan Rp 50 miliar untuk Rio melalui APBNP. Namun, hal tersebut juga belum pasti karena menimbulkan perdebatan dan suara nyinyir di sana sini. Karena itu, saat ini Imam getol melakukan fundraising untuk Rio. (JPG/ray/JPNN)
Mantap! Perusahaan Jepang Jajaki Jadi Sponsor Rio
Jumat 04-03-2016,08:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,12:22 WIB
Rifai Buka Akses Alsintan, Lahan Pertanian Tak Boleh Menganggur
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,12:02 WIB
Kepala Perpustakaan Bengkulu Selatan Berganti, Bupati Tekankan Minat Baca
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB
Bupati Seluma Sambut Kunjungan Menhan, Tinjau Batalyon 891/TP
Rabu 01-04-2026,14:15 WIB
Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Bengkulu Tekankan Prioritas Infrastruktur dan Pariwisata
Terkini
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Rabu 01-04-2026,16:02 WIB
Terhimpit HGU PT API, Petani Mukomuko Hadapi Ketidakpastian Lahan: “Kami Berkebun untuk Hidup”
Rabu 01-04-2026,15:56 WIB
Jadi Saksi Nikah Warga, Jadwal Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi Sampai Penuh
Rabu 01-04-2026,15:54 WIB
Wacana Sekolah Daring 1 April Batal, Disdikbud Kota Bengkulu Tegaskan KBM Tetap Tatap Muka
Rabu 01-04-2026,15:52 WIB