MUKOMUKO, BE – Meskipun di APBD murni Tahun 2016 ini pihak eksekutif dan legislatif telah memplotkan anggaran untuk pembayaran honor tersebut mencapai belasan miliaran rupiah, ribuan tenaga honor daerah maupun pegawai tidak tetap yang telah mengabdi di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terancam tidak lagi digunakan jasanya. Pasalnya, hingga kemarin, nasib ribuan tenaga honor itu belum ada kepastian. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Dra Nurhasni MPd dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, menyampaikan, khusus untuk tenaga honor dijajarannya itu terdiri dari tenaga guru, staf dan tenaga perpustakaan sekitar 1500 orang. Jumlah tersebut hampir sama dengan tahun sebelum – belumnya. Diakuinya terkait SK perpanjangan bagi ribuan tenaga honor itu belum diterbitkan pemerintah setempat. Ini dikarenakan pihaknya tengah menunggu petunjuk lebih lanjut dari Sekda dan Bupati Mukomuko. “Terkait SK-nya diperpanjang atau tidak, belum dapat saya pastikan. Yang jelas saat ini masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari atasan,” katanya. Menurut Nurhasni, jika ribuan tenaga honorer dijajarannya tersebut tidak diperpanjang, sangat dikhawatirkan tenaga pengajar, staf dan lain berkurang sangat banyak dan akan mengancam pendidikan di daerah tersebut. Karena, selama ini tenaga honorer itu adalah tenaga yang membantu dan menutupi kekurangan tenaga yang telah berstatus pegawai negeri sipil (PNS). “Tenaga honorer yang kita rekrut itu berdasarkan kebutuhan. Mereka ditempatkan di sekolah – sekolah yang kekurangan tenaga, termasuk ditugaskan di sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD),” ucapnya. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten, Fajar Anita Puspita SE menyampaikan untuk anggaran untuk membayar gaji tenaga honorer itu sudah final di APBD Kabupaten yang mencapai diatas Rp 10 milyar lebih untuk satu tahun. Terkait belum diperpanjangnya SK tersebut, kata Nita, kemungkinan besar Pemda masih menunggu bupati definitif. “Saya optimis tenaga honorer itu jasanya tetap dibutuhkan. Dan masih menunggu bupati dan wakil bupati definitif usai dilantik. Karena yang akan menandatangani SK tersebut adalah kepala daerah,” ujar Politisi PAN itu. (900)
Ribuan Guru Honorer Terancam Diberhentikan
Senin 15-02-2016,10:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,21:49 WIB
Menantu Diduga Tusuk Ibu Mertua hingga Meninggal di Kaur, Berawal dari Cekcok Penjemputan Anak
Kamis 05-11-2026,11:13 WIB
Listyo Sigit Jadi Sorotan Media Internasional setelah Terseret Kasus Penyadapan Presiden
Kamis 05-11-2026,10:22 WIB
Kasus ISPA Capai 401 Ribu, Kemenkes Distribusikan Jutaan Masker ke 7 Provinsi
Kamis 05-11-2026,12:33 WIB
Rekomendasi City Car Bekas Terhemat, Tangguh, dan Ekonomis untuk Perawatan
Kamis 05-11-2026,12:05 WIB
Panduan Klaim Asuransi Nelayan Bengkulu 2026, Ini Syarat dan Caranya
Terkini
Kamis 05-11-2026,15:31 WIB
Walikota Minta OPD Keroyokan Atasi Kemiskinan, UMKM hingga Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kamis 05-11-2026,15:00 WIB
PAD Mukomuko Mendekati 82 Persen, BKD Optimistis Lampaui Target 2026
Kamis 05-11-2026,14:55 WIB
Wali Kota Bengkulu Keluarkan SE Larang ASN dan Pengunjung Kantor Pemkot Gunakan Vape
Kamis 05-11-2026,14:54 WIB
FGD Bersama DKP Provinsi Bengkulu dan Yayasan Latun, Pemkab Kaur Dukung Program KNMP 2027
Kamis 05-11-2026,14:51 WIB