MUKOMUKO, BE - Seekor Harimau Sumatera yang kaki bagian depan sebelah kirinya buntung kini masih berada di dalam hutan hutan kawasan Air Majunto. Si raja hutan yang buntung diduga akibat terkena jerat itu dikhawatirkan mati. Untuk itu pihak terkait harus mengambil langkah supaya satwa yang dilindungi tersebut tidak punah. Kepala KPHP Kabupaten Mukomuko, Jasmin Sinaga melalui Kepala Tata Usaha, M Rizon saat dikonfirmasi BE kemarin mengaku, belum melakukan koordinasi lebih lanjut pada pihak terkait, termasuk BKSDA. Karena masih menunggu data lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. “Kita belum menerima laporan secara resmi. Saat itu pihak dari PT Sipef hanya menunjukan video dan foto. Jika data – datanya sudah kita pegang, selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak terkait,” katanya. Rizon juga mengkhawatirkan Harimau yang telah terjerat tersebut dikhawatirkan sulit untuk bertahan hidup. Karena dilihat dari fisik hewan yang berukuran cukup besar itu, selain satu kakinya buntung, badannya juga tampak kurus. Harimau itu diprediksi tidak mampu bertahan hidup lebih lama dengan kondisinya yang seperti itu. “Terkait temuan diwilayah kerja PT Sipef yang berada di wilayah hutan kawasan itu pihaknya sifatnya mendukung. Sebagaimana diketahui Harimau Sumatera buntung yang berada di HPT Majunto itu tertangkap kamera trap milik PT Sipef sekitar beberapa hari lalu. Diduga dikarenakan terkena jerat yang dipasang oknum tak bertanggung jawab. Satu unit kamera trap milik PT Sipef dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hanya saja hingga saat ini belum ada langkah dan solusi dari pihak terkait. (900)
Harimau Buntung Dikhawatirkan Mati
Jumat 29-01-2016,08:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di JTTS Meningkat, HK Catat Lonjakan Hingga 50 Persen
Terkini
Minggu 22-03-2026,21:42 WIB
Hiburan Rakyat Persembahan Bupati Dipadati Warga Seluma
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB