ARGA MAKMUR, BE - Terkait pasien Puskesmas Gunung Alam yang mengeluhkan dipersulit mengurus surat rujukan, ditanggapi kepala Puskesmas Gunung Alam, Febriana, jika pasien tersebut salah paham. Puskesmas Gunung Alam tidak pernah mempersulit pasien yang hendak mengurus surat rujukan. \"Dua orang pasien kemarin hanya salah paham dan kurang sabar, seharusnya kan ada tahapan terlebih dulu. Misalnya seperti ini, saat pasien berobat akan diperiksa dokter penyakitnya apa, parah atau tidak. Kemudian disesuaikan dengan daftar obat yang ada di BPJS. Setelah nanti dokter dari puskesmas sudah memeriksa dan beberapa kali cek up tidak membuahkan hasil makan baru dikeluarkan surat rujukan dengan rekomendasi dokter tersebut. Jadi tidak benar jika kami mempersulit pasien, mereka hanya salah paham dan kurang sabar,\" jelas Febriana. Lanjut Febriana, kebanyakan pasien yang hendak mengurus surat rujukan kurang memahami tahapan mengurus surat rujukan tersebut. Mereka belum selesai didiagnosa mengalami penyakitnya apa dan obatnya apa oleh dokter sudah menginingkan ke dokter spesialis atau ke rumah sakit. Padahal yang tahu penyakit pasien seberapa parah dan cara penangangan seperti apa dokter yang lebih tahu. \"Memang tidak sedikit pasien yang lebih pintar dari dokter artinya, mereka sudah tahu penyakitnya apa sebelum dokter puskesmas memeriksa. Kejadian seperti ini yang membuat pasien tidak sabaran dan menginginkan surat rujukan, padahal belum tahu jika penyakitnya itu bisa disembuhkan di puskesmas. Kecuai pasien yang memiliki penyakit parah, kecelakaan dan penyakit lain yang puskesmas tidak menangangi bisa langsung mengurus surat rujukan,\" imbuh Febrina. Dokter yang bertugas di Puskesmas Gunung Alam sendiri ada satu dokter umum dan satu dokter gigi ditambah 5 dokter intersit yang ditugaskan Kemenkes. Selain itu ada fasilitas untuk penyakit THT, dimana sudah ada 116 kasus penyakit THT berhasil diselesaikan. \"Kurang pahamnya pasien mengenai tahapan tersebut kemungkinan karena sering berubahnya peraturan yang ditetapkan BPJS. Tetapi jika ada masalah kita terus berkoordinasi dengan BPJS. Kita harapakan untuk pasien harus paham terlebih dulu tahapan sebelum mengurus surat rujukan, agar tidak terjadi kesalahpahaman lagi,\" pungkasnya. Rujukan di Puskesmas Gunung Alam termasuk tertinggi se-Sumbangsel, tahun 2015 saja ada 411 surat rujukan. Untuk tahun 2016 ini BPJS mengurangi kuota surat rujukan, namun saat mengkonfirmasi berkaitan dengan hal ini Koordinator Layanan Kesehatan BPJS, Riko belum bisa dimintai keterangan, lantaran ada kesibukan.(167)
Puskesmas Tidak Pernah Mempersulit Pasien
Jumat 22-01-2016,13:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-04-2026,16:14 WIB
TPPS Kota Bengkulu Matangkan Strategi, Targetkan Penurunan Stunting Lebih Signifikan
Kamis 16-04-2026,17:08 WIB
Kejari Bengkulu Selatan Tetapkan 3 Tersangka Kasus SHM HPT Bukit Rabang, Pastikan Proses Sesuai Prosedur
Kamis 16-04-2026,16:56 WIB
Enam Jonder Hadir di Bengkulu Selatan, Produktivitas Pertanian Ditarget Naik
Kamis 16-04-2026,16:32 WIB
Dari Tanah Adat Enggano, Kapolda Bengkulu Dipanggil 'Raja', Simbol Kedekatan Negara dan Masyarakat
Kamis 16-04-2026,16:35 WIB
Respons Cepat Usulan Warga, Dinas LH Mukomuko Langsung Guyur Belasan Tong Sampah ke Penarik
Terkini
Kamis 16-04-2026,17:31 WIB
BPBD Mukomuko Dorong KRB Jadi Dasar RPJMD
Kamis 16-04-2026,17:23 WIB
Tepis Isu Potong TPP, BKD Mukomuko Beberkan Alur Verifikasi Ketat di BKPSDM
Kamis 16-04-2026,17:08 WIB
Kejari Bengkulu Selatan Tetapkan 3 Tersangka Kasus SHM HPT Bukit Rabang, Pastikan Proses Sesuai Prosedur
Kamis 16-04-2026,17:00 WIB
Finishing Dikebut, Jembatan Sekunyit Kecil Ditarget Awal Mei Bisa Dilalui
Kamis 16-04-2026,16:56 WIB