Respons Cepat Usulan Warga, Dinas LH Mukomuko Langsung Guyur Belasan Tong Sampah ke Penarik
Camat Penarik, Khairul Saleh (kanan), saat berkoordinasi dengan pihak Dinas LH Mukomuko dalam pendistribusian 15 unit tong sampah roda di gudang dinas, Kamis (16/4/2026).--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Mukomuko menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan. Menindaklanjuti usulan yang disampaikan pihak kecamatan, Dinas LH bergerak cepat mendistribusikan 15 unit tong sampah roda untuk memperkuat fasilitas kebersihan di wilayah Kecamatan Penarik.
Langkah taktis ini diambil guna memastikan pengelolaan sampah di area pelayanan publik dan pemerintahan tingkat desa dapat tertangani dengan lebih baik dan sistematis.
Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Keanekaragaman Hayati Dinas LH Mukomuko, Meri Apanita, S.Si, menegaskan bahwa pendistribusian ini merupakan jawaban langsung atas aspirasi yang disampaikan pihak kecamatan. Meskipun menggunakan pengadaan tahun 2025, Dinas LH memastikan ketersediaan sarana tersebut langsung tersalurkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan.
menjelaskan, kecepatan distribusi ini diharapkan dapat segera memberikan dampak pada kebersihan lingkungan kantor pemerintahan desa yang merupakan ujung tombak pelayanan.
BACA JUGA:Dari Tanah Adat Enggano, Kapolda Bengkulu Dipanggil 'Raja', Simbol Kedekatan Negara dan Masyarakat
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Matangkan Persiapan Karnaval Batik, Kesiapan Capai 90 Persen
"Begitu ada usulan dan data penerima sudah siap, kami langsung distribusikan. Ada 15 buah tong sampah roda yang kita salurkan hari ini khusus untuk Penarik. Kami ingin bantuan ini segera memberikan manfaat, sehingga kantor-kantor desa bisa menjadi contoh budaya bersih dan membuat warga yang datang merasa nyaman," ujar Meri, ketika dikonfirmasi Kamis 16 April 2026.
Dinas LH menekankan bahwa fasilitas ini didesain dengan tipe roda untuk memudahkan mobilitas pengangkutan sampah, sehingga tidak ada lagi alasan bagi aparatur desa untuk membiarkan sampah menumpuk.
Kecepatan respons Dinas LH ini pun disambut baik oleh Pemerintah Kecamatan Penarik. Camat Penarik, Khairul Saleh, tak menunda waktu untuk segera menjemput bola. Begitu mendapat lampu hijau dari Dinas LH, armada kecamatan langsung dikerahkan menuju gudang dinas untuk mengangkut bantuan tersebut.
"Hari ini sudah kita ambil dari gudang Dinas LH dan langsung kita angkut. Respons dinas sangat baik terhadap usulan kami. Rencananya, belasan tong sampah ini segera kami bagikan ke 14 desa se-Kecamatan Penarik, ditambah satu unit khusus untuk Mapolsek Penarik Raya," jelas Khairul Saleh.
Langkah responsif Dinas LH ini diharapkan menciptakan efek domino bagi kesadaran lingkungan di tingkat akar rumput. Dengan tersedianya fasilitas yang memadai di kantor-kantor desa, pemerintah daerah optimis sinergi pengelolaan sampah antara desa, kecamatan, dan kabupaten akan semakin solid.
"Pelayanan publik yang berkualitas dimulai dari lingkungan yang bersih. Kami di Dinas LH akan terus berupaya responsif terhadap kebutuhan sarana prasarana kebersihan di wilayah lainnya secara bertahap," tutup Meri. (**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

