CURUP, BE - Kasus Gizi buruk yang terjadi di Rejang Lebong bukan hanya dialami oleh Azwar Anas bayi berusia 8 bulan, namun selama periode Januari hingga November ini sudah ada 10 kasus gizi buruk yang ditangani oleh Dinas Kesehatan Rejang Lebong. Menurut Pelaksanan tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan RL, Agung Gunawan CP SKM MKes melalui Kabid Bina Kesehatan Masyarakat, Hj Asrawani SKM, satu dari 10 kasus gizi buruk tersebut tidak bisa ditolong atau meninggal dunia. \"Setelah kita temukan adanya kasus gizi buruk, maka akan langsung kita tangani dan tindaklanjuti,\" ungkap Wani. Menurut Wani, penanganan kasus gizi buruk yang mereka lakukan tersebut gratis hingga sembuh. Karena pihak Pemerintah Kabupaten RL melalui Dinas Kesehatan telah mengangarkan dana untuk mengatasi masalah gizi buruk di RL. Sementara itu, dibandingkan dengan tahun 2014 lalu, kasus gizi buruk di RL pada tahun 2015 ini mengalami penurunan. Dimana pada tahun 2014 lalu pihaknya menemukan 12 kasus gizi buruk di Rejang Lebong. Hanya saja menurut Wani, pada tahun 2014 lalu tidak ada korban jiwa dalam kasus gizi buruk di RL. \"Meskipun jumlah kasus gizi buruk tahun ini menurun, namun tetap menjadi perhatian serius kita, terlebih lagi ada penderita gizi buruk yang meninggal dunia,\" jelas Wani. Untuk anggaran gizi buruk tahun2015 ini, Wani mengaku tinggal ada empat paket kasus gizi buruk lagi yang tersisa. Karena menurutnya melalui APBD tahun 2015 ini Pemkab RL mengangarkan sebanyak 14 paket untuk penderita gizi buruk. \"Meskipun masih ada untuk penderita gizi buruk, kita berharap tidak ada lagi masyarakat Rejang Lebong yang menderita gizi buruk,\" harap Wani. Disisi lain, terkait dengan penangan Azwar Anas bayi delapan bulan yang baru ditemukan menderita kasus gizi buruk. Menurut Wani perawatannya akan dilakukan oleh Puskesmas Bangun Jaya selama 100 hari kedepan. Lebih lanjut ia menjelaskan gizi buruk yang dialami anak keempat buah pasangan Isharpudin (50) dan sang ibu Neli Suryani (35) warga Desa Dataran Tapus Kecamatan Bermani Ulu dikarenakan beberapa faktor. Faktor penyebab gizi buruk yang dialami Azwar antara lain, Azwar sendiri lahir dengan prematur, proses persalinan sendiri hanya dilakukan oleh kedua orangtuanya tanpa ada bantuan medis. Selain itu setelah lahir hingga usianya yang menginjak delapan bulan belum pernah melakukan imunisasi. \"Kita berharap bisa menemukan kasus gizi buruk di Rejang Lebong ini untuk segera melapor ke layanan kesehatan terdekat, tak perlu khawatir kharena proses pemulihan hingga sembuh akan ditanggung oleh pemerintah,\" akhir Wani.(251)
10 Kasus Gizi Buruk di Rejang Lebong
Senin 16-11-2015,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,14:59 WIB
Puluhan Karyawan PT AIP di Seluma Dirumahkan, Perusahaan Hentikan Operasi 31 Maret 2026
Sabtu 28-03-2026,16:26 WIB
6 Tahun Program Takziah Berjalan, Wali Kota Bengkulu Konsisten Hadir Malam Ketiga
Sabtu 28-03-2026,14:47 WIB
Siap-siap, Dinas Ketahanan Pangan Mukomuko Bakal "Gerebek" Mendadak 9 Satuan Pelayanan Gizi Gratis
Sabtu 28-03-2026,16:00 WIB
Tak Lagi Imbauan, Pemprov Bengkulu Wajibkan Kendaraan Pelat Luar Balik Nama
Terkini
Sabtu 28-03-2026,18:13 WIB
Rekomendasi Mobil Keluarga 7 Seater Murah dan Kuat Tanjakan
Sabtu 28-03-2026,17:51 WIB
Pria 28 Tahun di Teluk Segara Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Keluarga Tolak Otopsi
Sabtu 28-03-2026,17:14 WIB
Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Patuh PP Tunas
Sabtu 28-03-2026,16:59 WIB
321 Sekolah di Kota Bengkulu Gunakan Smart TV, Dorong Pembelajaran Digital
Sabtu 28-03-2026,16:30 WIB