KEDURANG, BE – Petani sawah di Kecamatan Kedurang khususnya Desa Lubuk Resam akhir-akhir ini resah. Pasalnya, tanaman padi mereka sudah mulai diserang hama wereng. Jika tidak cepat diantisipasi, maka tanaman padi mereka terancam gagal panen. “Umur padi yang diserang hama werang itu berumur 1 bulan lebih,” ujar Kepala Desa Lubuk Resam, Sudi Harsono kemarin (6/8). Sudi mengatakan, sawah petani di desanya seluas 75 hektar. Saat ini hampir setiap petak sawah sudah diserang hama tersebut. Untuk mengantisipasinya, para petani sudah melakukan penyemprotan hama. Namun hama itu belum juga bisa dibasmi. Sebab itu dirinya berharap Dinas Pertanian Bengkulu Selatan (BS) dapat memberikan solusi terbaik agar sawah tidak gagal panen. “Jika daerah lain tanaman padi gagal panen karena kekeringan, maka sawah di desa kami juga bisa gagal panen juga jika tidak ada racun atau alat pembasmi hama wereng ini yang terbaik. Sebab itu, jika sawah tadah hujan gagal panen dan sawah irigasi pun nantinya gagal panen, kenaikan harga beras dipastikan tidak terbendung lagi,” keluh Sudi.(369)
Tanaman Padi Diserang Hama Wereng
Jumat 07-08-2015,17:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 24-05-2026,14:07 WIB
Dandim 0408/BS Bersama Istri Ikuti Rangkaian HUT Kaur ke-23
Minggu 24-05-2026,08:00 WIB
Gunakan Oli Asli Honda, Kunci Mesin Tetap Prima dan Performa Maksimal
Minggu 24-05-2026,09:00 WIB
Honda PCX atau Honda ADV? Pilihan Gaya di Tengah Kota dan Pecinta Healing
Minggu 24-05-2026,10:00 WIB
New Honda Genio Andalkan Mesin Irit dan Fitur Praktis untuk Mobilitas Harian
Minggu 24-05-2026,12:14 WIB
Perekonomi Masyarakat Tumbuh Lewat Festival Gurita Kaur
Terkini
Minggu 24-05-2026,23:12 WIB
Jelang SPMB, Minta Calon Murid Cek dan Perbaiki Data Di Aplikasi PMB
Minggu 24-05-2026,23:08 WIB
Pemkot Bangun Gerakan Anti Narkoba
Minggu 24-05-2026,21:00 WIB
Pantai Panjang Bengkulu, Destinasi Gratis dengan Pesona Alam dan Sunset Memikat
Minggu 24-05-2026,20:20 WIB
BPBD Kota Bengkulu Catat Sejumlah Titik Banjir, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Minggu 24-05-2026,20:00 WIB