PASAR MANNA, BE – Areal Tebat Gelumpai di Kelurahan Tanjung Mulia , Pasar Manna, diduga telah diserobot warga. Untuk memastikannya, Selasa (24/3), pihak Kelurahan Tanjung Mulia yang dibantu warga, pihak kepolisian serta TNI, mengecek lokasi itu. Termyata ditemukan puluhan rumah warga di pinggiran Tebat Gelumpai yang diduga telah berdiri diatas tanah milik Pemda BS. Lurah Kelurahan Tanjung Mulia, Efmintarja SSos, mengungkapkan dari hasil pengukuran diperkirakan ada beberapa rumah yang berdiri diatas areal lahan Tebat Gelumpai sebelumnya tanah milik Marga 7 Pucukan pada zaman dahulu. “Dari pantauan kami, banyak bangunan yang didirikan warga di pinggir Tebat Gelumpai serta kolam ikan,” katanya usai acara sosialisasi di kantor Lurah Tanjung Mulia. Ditambahkan Efmintarja, selain bangunan dan kolam ikan, juga banyak warga yang diduga menimbun pinggiran Tebat untuk dijadikan lahan perkebunan seperti kelapa sawit, kelapa, karet dan sebagainya. Untuk itu, nantinya pihaknya akan segera mendatangi pemilik bangunan, kolam dan kebun yang diduga diatas areal lahan Tebat Gelumpai. Untuk memberitahukan jika tanah lokasi kebun, bangunan dan kolam mereka di atas lahan Tebat Gelumpai. “Kalau pastinya belum bisa kami tentukan, namun akan kami ukur ulang, sehingga setelah ada kejelasan bangunan atau kebun serta kolam ikan yang diketahui berdiri atas lahan Tebat Gelumpai akan kami beritahukan,” terangnya. Sementara itu, Bupati BS, H Reskan E Awaludin SE mengungkapkan, dalam waktu dekat, Pemda BS akan melakukan penataan Tebat Gelumpai. Sebab itu, dirinya mengingatkan warga yang rumahnya terkena dampak dari pembangunan Tebat Gelumpai agar tidak menyalahkan pemerintah jika nantinya kena gusur. Sebab, lahan Tebat Gelumbai untuk daratan sepanjang 30 meter dari pinggir danau, sedangkan untuk danaunya seluas 4,7 hektar. Hanya saja, dalam penataan Tebat Gelumpai itu nanti, pihaknya pun akan memberikan kompensasi ganti rugi bagi yang rumahnya, atau kebun serta kolam yang digusur. “Saya harap kedepannya tidak ada lagi warga yang membuka lahan serta membangun rumah atau pondok di areal Tebat Gelumpai. Bagi yang sudah terlanjur, mungkin saja ada kompensasinya namun sesauai kemampuan pemerintah,” terang Reskan. (369)
Areal Tebat Gelumpai Diserobot Warga
Rabu 25-03-2015,18:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 09-09-2026,10:43 WIB
Saldo DANA Tiba-Tiba Berkurang? Begini Cara Berhenti Langganan Aplikasi
Rabu 09-09-2026,13:52 WIB
Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Jomplang, HPMPI Minta Pemerintah Selamatkan Pertashop
Rabu 09-09-2026,15:19 WIB
Jangan Asal Klik Link! Ini Ciri-Ciri Tautan Phishing yang Wajib Dikenali
Rabu 09-09-2026,15:03 WIB
Makin Canggih, Begini Cara Mengenali Foto Asli dan Hasil Buatan AI
Rabu 09-09-2026,15:11 WIB
Sering Pakai WiFi Publik? Ini Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Data Pribadi
Terkini
Kamis 10-09-2026,08:40 WIB
Tembus 1 Juta Penonton, Yayasan AHM Gaungkan Keselamatan Berkendara di SMC 2026
Kamis 10-09-2026,08:34 WIB
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi
Kamis 10-09-2026,08:30 WIB
Hadir dengan Sentuhan Baru, Honda CT125 Makin Ikonik dan Berkarakter
Rabu 09-09-2026,17:46 WIB
Pemkot Bengkulu Imbau Pengunjung dan Pedagang Pantai Panjang Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan
Rabu 09-09-2026,17:44 WIB