Kondisi Pasir Putih Memprihatinkan, Pemkot Bengkulu Berencana Ambil Alih Pengelolaan
Kondisi Pasir Putih Memprihatinkan, Pemkot Bengkulu Berencana Ambil Alih Pengelolaan-IST-
KOTA BENGKULU, BENGKULUEKSPRESS.COM – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyatakan keprihatinannya saat meninjau langsung kawasan wisata Pasir Putih di Pantai Panjang, Jumat (23/1). Aset pembangunan senilai miliaran rupiah di lokasi tersebut ditemukan dalam kondisi tidak terawat, kotor, dan dipenuhi sampah.
Peninjauan ini dilakukan Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, didampingi Asisten II Sehmi, dan Plt. Kadis Pariwisata Nina. Melihat kondisi bangunan yang terbengkalai, Pemerintah Kota Bengkulu kini tengah mempertimbangkan untuk mengambil alih pengelolaan kawasan strategis tersebut.
Kawasan yang pembangunannya sempat diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu tersebut dinilai memiliki potensi besar, namun kini justru tampak kumuh karena kurangnya pemeliharaan pada fasilitas pendukung seperti pondok dan penataan vegetasi.
BACA JUGA:Dukung Operasional 171 Sekolah, Pemkot Bengkulu Siapkan Rp30 Miliar Dana BOS 2026
BACA JUGA:RSHD Kota Bengkulu Resmikan Gedung ICU Terpadu, Layanan NICU-PICU Kini Satu Atap
“Sayang kan aset ini miliaran. Zaman Gubernur Helmi Hasan baru diserahkan ke kota. Lihat itu (sampah) berserakan, pohon-pohon, pondok-pondok tidak diurus,” ujar Dedy.
Merespons kondisi tersebut, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk segera melakukan penataan ulang. Rencana ini tidak hanya mencakup pembersihan area wisata, tetapi juga menyentuh aspek tata ruang lainnya, termasuk pasar yang berada di sekitar kawasan Pasir Putih.
“Akan kita tata semua, bukan hanya kawasan wisata, tapi juga pasar. Harus rapi semuanya, harus bersih,” tegas Dedy.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



