BENGKULU, BE - Ratusan mahasiswa dari Universitas Bengkulu (Unib) melakukan aksi demo menuntut Jokowi turun dari jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia pada Selasa (24/3). Ratusan pendemo dari \"Koalisi Biru Melawan\" ini memulai aksi pada pukul 10.00 WIB dengan berkumpul di depan Masjid Jamik, kemudian berjalan menuju Bundaran Simpang Lima Kota Bengkulu untuk melakukan orasi. Sambil mengarak replika jenazah Jokowi, pendemo terus meneriakkan orasi menilai kinerja Jokowi yang membuat negara dalam ambang krisis mendalam. Dalam orasinya, Dedi Lubis menilai bangsa ini tengah menjadi permainan bagi mereka para elite politik yang menjadikan undang-undang sebagai pijakan untuk menguras habis kekayaan negara. \"Kekayaan yang mestinya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan rakyat kini menjadi kekayaan pribadi sementara rakyat hanya bisa melihat permainan mereka. Rakyat hanya bisa mendengar dan mengikuti kebijakan mereka buat dan hanya dapat merintih kesakitan di atas kebijakan tersebut,\" kata Dedi Lubis dalam orasinya. Pendemo menilai kebijakan Jokowi hanya memberikan beban kepada masyarakat Indonesia, dari mulai harga beras, BBM, dan tarif listrik yang naik. Kebijakan Jokowi yang menaik dan menurunkan kembali harga BBM dianggap mereka sebagai permainan yang mengganggu kestabilan ekonomi di Indonesia \"Janji manis Jokowi saat Pilpres kemarin hanya tinggal janji saja. Yang ada sekarang hanyalah kekacauan di negeri ini mulai dari kriminalisasi KPK, beras naik, listrik naik. Menaik turunkan BBM hanyalah permainan,\" teriak Deden Ramdani orator lainnya. Disamping itu, mahasiswa juga meminta kebijkan presiden mengenai kejelasan hukum yang diterapkan di Indonesia yang dinilai tumpul keatas dan sangat tajam ke bawah. Banyak para koruptor hanya dihukum sekian tahun dan dapat remisi, sedangkan nenek tua renta yang mencuri dihukum 15 tahun penjara. Mereka meminta masyarakat jangan tertipu dengan pencitraan Jokowi. \"Jangan tertipu dengan Jokowi, karena Jokowi ahli pencitraan,\" teriaknya. Sepanjang aksi demo mahasiswa juga terus meneriakkan yel-yel meminta Jokowi turun. \"Turun, turun, turun Jokowi, turunkan Jokowi sekarang juga,\" teriak pendemo bersama-sama. Aksi demo kali ini sebagai teguran pertama kepada Jokowi yang kebijkannya dinilai tidak pro rakyat. Mereka mengultimatum presiden apabila kebijakan dimasa datang masih saja membuat kebijakan yang tidak pro rakyat, maka mereka akan terus menyoroti kebijakan tersebut dengan agenda menurunkan presiden dan wakil presiden terpilih. (cw1)
Mahasiswa Tuntut Jokowi Turun
Rabu 25-03-2015,10:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 01-05-2026,18:20 WIB
Menko Pangan Resmikan Pasar Rakyat Purwodadi Bengkulu Utara
Jumat 01-05-2026,16:58 WIB
Wali Kota Cup 2026 Digelar, Turnamen Mini Soccer Pelajar dan OPD se-Bengkulu Dibuka
Jumat 01-05-2026,17:33 WIB
Pemprov Bengkulu Gulirkan Pemutihan Pajak dan Hadiah Emas, Dorong Wajib Pajak Lebih Patuh
Jumat 01-05-2026,17:13 WIB
Misteri Kematian Gajah di Mukomuko, Polisi Turun Tangan Selidiki Dugaan Ancaman Serius Habitat Liar
Jumat 01-05-2026,16:45 WIB
Sidak ASN, Pemkot Bengkulu Perkuat Disiplin dan Kinerja Aparatur
Terkini
Jumat 01-05-2026,18:42 WIB
May Day Bengkulu 2026 Berlangsung Damai, Buruh Pilih Dialog dan Aksi Sosial Ketimbang Turun ke Jalan
Jumat 01-05-2026,18:20 WIB
Menko Pangan Resmikan Pasar Rakyat Purwodadi Bengkulu Utara
Jumat 01-05-2026,18:16 WIB
Koperasi Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kelurahan, Dinkop UKM Kota Bengkulu Gandeng UMKM Lokal
Jumat 01-05-2026,18:14 WIB
Jalan Sudirman Bersinar, Wajah Baru Kota Bengkulu Kian Memikat di Malam Hari
Jumat 01-05-2026,18:09 WIB