HONDA BANNER

Skandal 'Pagar Makan Tanaman' di Seginim, Suami Merantau, Istri Kepergok Bareng Teman Dekat

Skandal 'Pagar Makan Tanaman' di Seginim, Suami Merantau, Istri Kepergok Bareng Teman Dekat

Warga Desa Durian Seginim, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan, digegerkan penggerebekan seorang ibu rumah tangga berinisial DSA (40) bersama pria lain DN (53) yang bukan suami sahnya, Senin malam 26 Januari 2026 lalu.-FOTO IST/RENALD-

SEGINIM, BENGKULUEKSPRESS.COM – Dugaan skandal perselingkuhan yang melibatkan seorang ibu rumah tangga berinisial DSA (40) dengan tetangganya, DN (53), mengguncang Desa Durian Seginim, Kecamatan Seginim, Bengkulu Selatan. Peristiwa ini memicu amarah warga karena DN diketahui merupakan teman dekat suami sah korban, Supratman (50).

Penggerebekan dilakukan oleh ratusan warga pada Senin malam (26/1/2026) setelah mencurigai aktivitas tidak wajar di rumah DSA saat sang suami sedang merantau untuk berkebun di Curup selama sembilan bulan.

Modus 'Pagar Makan Tanaman' Supratman mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam karena DN bukanlah orang asing baginya. Selain tetangga yang rumahnya hanya berjarak 300 meter, DN sering berbincang bahkan pernah meminjam uang kepadanya.

“Dia itu teman dekat saya, kami sering mengobrol. Saya benar-benar tidak menyangka dia setega itu merusak rumah tangga saya saat saya sedang berjuang di perantauan demi keluarga,” ujar Supratman dengan nada lirih, Kamis (5/2/2026).

BACA JUGA:Pemuda 29 Tahun di Mukomuko Ditemukan Tewas oleh Ayah Kandungnya

BACA JUGA:Captainmart Hadir di Kota Manna, Tawarkan Belanja Murah dan Nyaman

Berdasarkan keterangan warga, DN kerap menyelinap masuk melalui pintu belakang rumah DSA saat kondisi sepi. Isu hubungan gelap ini ditengarai sudah berlangsung selama empat tahun, namun baru terbukti secara kuat melalui penggerebekan massa tersebut.

Pasca-kejadian, DN sempat menghubungi Supratman melalui pesan WhatsApp untuk meminta penyelesaian secara kekeluargaan atau damai. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Supratman yang telah membawa perkara ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bengkulu Selatan.

“Dia minta damai, tapi saya tidak mau. Ini sudah mencoreng harga diri dan martabat keluarga. Saya ingin kasus ini diproses secara hukum yang berlaku agar semuanya jelas,” tegasnya.

Dari pernikahan Supratman dan DSA, mereka dikaruniai tiga orang anak, di mana anak bungsu masih duduk di bangku kelas V SD. Saat ini, DN dikabarkan tengah mengamankan diri di rumah keluarganya di Kota Manna guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dari pihak massa.

Supratman menegaskan tetap pada pendiriannya untuk menuntut keadilan. Ia merasa selain dugaan perzinaan, tindakan DN yang masuk ke rumah orang lain tanpa izin saat pemiliknya tidak ada juga merupakan pelanggaran hukum yang serius.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: