CURUP, BE - Usulan Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) agar Pemkab Rejang Lebong membuat peraturan daerah (Perda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak mendapat sambutan yang baik. Bahkan menurut Wakil Bupati Rejang Lebong, Syafewi SPd MM, usulan yang disampaikan KPI tersebut sangatlah bagus. \"Usulan tersebut akan kita pelajari dan kaji terlebih dahulu. Namun melihat dari tujuannya sangat bagus, karena kita menyadari kalangan perempuan dan anak saat ini masih tertindas,\" ungkap Syafewi. Menurut Syafewi dengan adanya Perda terkait dengan perlindungan perempuan dan anak, maka perlindungan yang akan diberikan akan semakin jelas. Bahkan menurut Syafewi dengan adanya Perda tersebut, ke depannya para pelaku kejahatan pada perempuan dan anak-anak akan mikir-mikir terlebih dahulu sebelum melakukannya. \"Bagus sekali tentunya akan sangat kita dukung, nanti akan kita sampaikan dengan bupati,\" tambah Mantan Kepala Dinas Pendidikan Rejang Lebong tersebut. Selain itu Wabup juga menyampaikan, dengan adanya Perda dan hukuman yang jelas kepada para pelakunya. Ia yakin akan memberikan efek jera kepada para pelakunya. Namun menurut Syafewi, dalam pembentukan Perda sendiri, pihak Pemkab Rejang Lebong tidak bisa melakukannya secara sepihak. Akan tetapi tentunya akan dilakukan pembahasan terlebih dahulu bersama DPRD Rejang Lebong. \"Setelah kita pelajari dan kaji, kemudian baru akan kita bawa ke DPRD Rejang Lebong. Karena dalam melahirkan Perda kita tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada persetujuan DPRD Rejang Lebong,\" jelas Syafewi. Sementara itu, terkait dengan antisipasi meningkatnya kasus kekerasan pada perempuan dan anak, Syafewi menjelaskan, selama ini berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten Rejang Lebong. Salah satunya dengan melakukan pembinaan dan sosialisasi. Sosialisasi selalu dilakukan diberbagai kegiatan baik di lingkup SKPD yang ada di Rejang Lebong maupun dimasyarakat Rejang Lebong sendiri. \"Kita tidak akan pernah bosan-bosannya untuk mengingatkan masayrakat kita sehingga tidak menjadi korban atau pelaku kekerasan pada prempuan dan anak,\" jelas Syafewi. (251)
Pemkab Kaji Usulan KPI
Jumat 20-03-2015,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-04-2026,13:55 WIB
Tersangka Asusila Laporkan Oknum Penyidik Polres Kaur ke Polda Bengkulu Usai Menang Praperadilan
Jumat 24-04-2026,16:53 WIB
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Jumat 24-04-2026,13:58 WIB
DLH Seluma Tantang PT SSL Lepas Ikan di Kolam Limbah Terakhir
Jumat 24-04-2026,16:00 WIB
Kopi Bengkulu Diakui Berkualitas, Perlu Dorongan Branding Global
Jumat 24-04-2026,17:33 WIB
HUT ke-52, PPNI Provinsi Bengkulu Gelar Aksi Sosial dan Sunatan Massal
Terkini
Jumat 24-04-2026,17:33 WIB
HUT ke-52, PPNI Provinsi Bengkulu Gelar Aksi Sosial dan Sunatan Massal
Jumat 24-04-2026,16:53 WIB
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Jumat 24-04-2026,16:29 WIB
Satpol PP Mukomuko Perketat Pengawasan Ternak Liar, Pemilik Terancam Denda Rp3 juta Jika Melanggar
Jumat 24-04-2026,16:24 WIB
Usulkan Dana Ratusan Miliar, Pemkab Mukomuko Prioritaskan 6 Ruas Jalan Strategis Lewat Skema Inpres 2026
Jumat 24-04-2026,16:15 WIB